Sekilas Info

Juara Asia, Petinju Ongen Saknosiwi Berbagi Pengalaman Bersama Siswa SMA Angkasa Ambon

AMBON, MalukuTerkini.com – Setelah sukses meraih gelar WBC Asian Boxing Council Continental divisi Featherweight (kelas bulu 57,1 kg),  petinju Indonesia asal Pulau Buru, Provinsi Maluku, Ongen Saknosiwi memotivasi para siswa SMA Angkasa Lanud Pattimura dan casis tamtama TNI Angkatan Udara, Kamis (17/3/2022).

Ongen Saknosiwi sukses meraih gelar tersebut pada pertandingan yang berlangsung di World Siam Stadium, Bangkok, Jumat (4/3/2022).

Usai meraih gelar juara dengan menang KO melawan petinju tuan rumah Rattakorn Tassaworn di ronde keempat, ia pun pulang ke Ambon.

Ongen di depan para siswa maupun casis tamtama TNI AU memberikan semangat dan dorongan agar anak-anak Maluku bisa menjadi yang terbaik di mata nasional dan internasional.

Modal utama menurut petinju asal pulau Buru ini adalah disiplin dan kerja keras.

Menurutnya, hanya dengan disiplin dan kerja keras maka akan berhasil serta tidak melupakan Yang Maha Kuasa dan orang tua.

"Saya dari keluarga yang susah. Kita berlima. Saya anak kedua dari 5 bersaudara. Perekonomian kami susah. Saya lulus 2011 dan ketika itu saya tidak mau kuliah karena tidak ada biaya. Saya sekolah tetapi saya kerja sambil sekolah. Saya kerja kasar. Namun saya sudah mulai menekuni tinju. Saya kemudian memilih ke Jakarta tanpa memberitahu orang tua saya. Disana saya berusaha sendiri dan puji Tuhan saya ikut kejuaraan-kejuaraan berhasil setelah itu baru saya kabari orang tua kalau sudah di Jakarta," ungkapnya.

Bermodalkan semangat kerja keras dan disiplin itulah membuat Ongen tidak mudah menyerah. Kendatipun masih di kelas amatir dalam mengikuti sejumlah kejuaraan masih mengalami kekalahan namun ia tetap bertekad dan berusaha.

Atas kerja kerasnya, Ongen akhirnya mengecap hasil dengan baik.

"Saya diterima sebagai anggota TNI Angkatan Udara jalur atlet dan berdinas di Jakarta. Saya bisa membagi waktu dan itu diketahui oleh kedinasan. Ada waktu kita kerja dan ada latihan. Namun kalau menjelang pertandingan pasti kita fokus latihan. Jadi jangan malas-malasan. Dan puji Tuhan saya bisa sampai saat ini dan saya menyekolahkan adik-adik saya. Sudah cukup orang tua melihat kita dan saatnya saya yang melihat adik-adik saya,” ungkapnya

Ia berharap agar generasi Maluku bisa berhasil dikancah nasional maupun internasional.

"Tetap semangat jangan pernah menyerah. Tetap berusaha dan berjuang,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kemenangan di Thailand ini membuat Ongen masih memiliki rekor sempurna sejak melakuan debut sebagai petinju profesional sejak 23 November 2016. Pria asal Pula Buru, Provinsi Maluku itu selalu menang dalam 9 pertandingan sudah dilakoninya.

Yang luar biasa, hampir semua kemenangan yang didapat Ongen diraih lewat KO atau TKO, termasuk saat melawan Rattakorn.

Ongen memulai debut di tinju profesional dengan melawan Imanuel Hutagalung. Saat itu Ongen meraih kemenangan TKO pada ronde kedua. Meski aktif di dunia tinju, Ongen rupanya merupakan prajurit TNI Angkatan Udara aktif.

Kehebatan Ongen di ring tinju tak lepas dari peran sang ayah. Ongen dikenalkan dengan tinju oleh ayahnya. Sang ayah sering mengajaknya nonton pertandingan tinju sejak masih SD.

Bakat Ongen kemudian ditemukan mantan petinju nasional Weim Sapulette (Almarhum). Weim mengajak Ongen bergabung dengan sasana tinju miliknya di Tangerang.

Namun Ongen sempat dihinggapi keraguan untuk berkarier di tinju. Dia ragu tinju bisa memberikan kehidupan yang layak baginya.

Oleh karena itu Ongen memilih mendaftar menjadi anggota TNI di tahun 2014. Ongen kemudian diterima sebagai prajurit TNI AU.

Bergabung di TNI AU, Ongen justru semakin mendapat dukungan untuk terus melanjutkan kariernya di dunia tinju. Kebetulan TNI AU memiliki sasana Dirgantara Boxing Club. Ongen bergabung disana.

Ongen ikut bertanding di PON 2016 yang diadakan di Jawa Barat. Usai PON, Ongen membulatkan tekad menjadi petinju profesional dan kemudian bergabung dengan Makhota Promotion. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!