AMBON, MalukuTerkini.com – Petugas Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau melalui Satuan Pelayanan Natuna melakukan pemeriksaan fisik terhadap 21,5 ton cengkih yang hendak dilalulintaskan menuju Tanjung Priok, Jakarta.
Sebelum keberangkatan, pengguna jasa terlebih dahulu melaporkan rencana pengiriman melalui aplikasi PTK Online. Setelah teregistrasi dalam sistem BEST TRUST, permohonan diverifikasi dan diproses sesuai standar layanan karantina. Setiap langkah dilakukan untuk memastikan proses pengiriman tertib, cepat, dan aman.
“Pemeriksaan kami lakukan secara menyeluruh. Berdasarkan pengamatan fisik, tidak ditemukan Organisme Pengganggu Tumbuhan/Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT/OPTK). Komoditas dinyatakan layak untuk dilalulintaskan,” ungkat Penajabat Satuan Pelayanan Natuna, Iwan Setiawan dalam keteragannya yang diperoleh malukuterkini.com, Sabtu (22/11/2025).
Dengan nilai ekonomi mencapai Rp 2,148 miliar, pengiriman ini menjadi salah satu pasokan rempah terbesar yang keluar dari Natuna menuju Jakarta. Iwan Setiawan berharap kelancaran distribusi dapat memperkuat rantai pasok komoditas perkebunan nasional.


“Cengkeh merupakan komoditas unggulan yang membutuhkan pengawasan ketat. Karantina hadir untuk memastikan komoditas tetap aman, bermutu, dan tidak membawa risiko hayati ke daerah tujuan,” jelasnya. (MT-01)









Tinggalkan Balasan