AMBON, MalukuTerkini.com – Zest Hotel Ambon hadir sebagai pilihan akomodasi bagi smart traveler yang mengutamakan fasilitas yang tepat, kenyamanan, pelayanan yang menyenangkan, serta pengalaman menginap yang segar dan dinamis.

Singkatnya, Zest Hotel adalah pilihan bagi para smart traveler yang ingin merasakan sesuatu yang fresh and zesty.

Hal ini diungkapkan Cluster General Manager Swiss-Belhotel dan Zest Ambon Yudhi Meidiyanto saat Grand Opening Zest Hotel Ambon, Kamis (11/12/2025).

Dikatakan, Hotel Bintang 2 merupakan anak dari Swiss-Belhotel International ini telah beroperasi sejak Juli 2025

Hotel Zest ini memiliki Sky Lounge Bar di bagian atas, dengan konsep yang modern dan dinamis. Nama “Zest” sendiri terinspirasi dari kata zester, yang identik dengan lemon dan citrus, segar, energik, dan penuh vitalitas. Karena itu, desain hotel ini menggunakan elemen lemon dan Yuzu sebagai identitas, mencerminkan karakter yang fresh dan youthful.

Target utama kami adalah para milenial, namun tentu saja hotel ini tetap terbuka dan nyaman untuk semua kalangan.

Dikatakan, kehadiran Zest Hotel Ambon ditujukan bagi masyarakat Ambon dan sekitarnya, sekaligus untuk para wisatawan dari luar kota maupun luar negeri yang menginginkan akomodasi modern dengan harga terjangkau.

“Kami juga menyediakan berbagai paket bundling, karena Zest merupakan sister company dari Swiss-Belhotel. Tamu yang menginap di Zest dapat menikmati beberapa fasilitas Swiss-Belhotel, termasuk swimming pool yang akan segera dibuka (coming soon),” jelasnya.

Dikatakan Paket-paket yang terkait dengan Swiss-Belhotel pun dapat diakses oleh tamu Zest Ambon, karena kedua hotel ini berada dalam satu manajemen dan saling melengkapi.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran  Senior Vice President of Operations and Development Swiss-Belhotel International untuk Indonesia Bapak Ilkin Ilyaszade, yang sangat bangga memperkenalkan Zest Hotel Ambon di kawasan Indonesia Timur sebagai pelengkap keberadaan Swiss-Belhotel Ambon,” katanya.

Grand opening ditandai dengan pemukulan tifa dan penandatanganan prasasti. (MT-04)