AMBON, MalukuTerkini.com – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan Ikan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jateng) mengawal ekspor sapu menuju pasar internasional.

Tercatat sebanyak hampir 4 ton sapu senilai sekitar 120 juta rupiah diekspor ke Korea Selatan.

Kepala Karantina Jateng Willy Indra Yunan dalam keterangannyayang diperoleh malukuterkini.com, Sabtu (10/1/2026) menjelaskan sapu yang biasa digunakan membersihkan rumah ternyata bernilai jual tinggi. Siapa sangka hasil kreasi pengrajin Jateng rutin diekspor ke Korea Selatan. Hal ini menjadi pengrajin berinovasi menghasilkan produk unik berkualitas dan berdaya saing di pasar global.

Petugas karantina melakukan serangkaian tindakan karantina terhadap 4 ton sapu yang akan diekspor ke Korea Selatan melalui Pelabuhan Tanjung Emas.

Menurut hasil pemeriksaan menunjukkan dokumen yang dipersyaratkan memenuhi ketentuan yang berlaku, tidak ditemukan serangga, produk layak diekspor. Akhirnya sapu senilai ratusan juta rupiah tersebut siap berlayar ke negeri yang dikenal dengan sebutan Macan Asia.

“Tren produk sapu mengalami pertumbuhan positif dan pengrajin terus berinovasi menciptakan produk baru. Permintaan global terhadap produk sapu semakin meningkat, sebagai salah satu produsen utama diharapkan pengrajin Jateng dapat memanfaatkan peluang yang kian menjanjikan. Selain meningkatkan kualitas produk, perlu memperluas jaringan pasar sehingga bisa merambah ke negara lainnya,” ungkapnya. (MT-01)