AMBON, MalukuTerkini.comn – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melakui Karantina Papua Tengah Pos Pelayanan (Pospel) Bandara Mozes Kilangin Timika melaksanakan pemeriksaan terhadap ribuan Day Old Chick (DOC) asal Makassar yang masuk ke Timika.
Dalam keterasah resmi Karantina Papua Tengah sebagaimana diperoleh malukuterkini.com, Rabu (18/2/2026) disebutkan media pembawa yang diperiksa berupa DOC jenis broiler sebanyak 1.000 ekor yang akan dibudidayakan oleh peternak setempat.
DOC broiler adalah anak ayam umur satu hari dari jenis ayam pedaging yang dibesarkan untuk menghasilkan daging ayam dalam waktu relatif singkat.
Keberadaan DOC ini sangat penting dalam rantai pasok pangan karena menjadi awal produksi daging ayam yang dibutuhkan masyarakat.
Saat DOC tiba di bandara, Petugas Karantina melakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik DOC guna memastikan anak ayam dalam kondisi aktif, tidak lemas, tidak cacat, serta tidak menunjukkan gejala penyakit, hingga pemeriksaan kesesuaian jumlah dan jenis hal ini dilakukan untuk memastikan DOC broiler sesuai dengan dokumen yang dilaporkan dan mencegah masuk dan menyebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) ke wilayah Timika.
Pemeriksaan karantina menjadi semakin penting menjelang bulan Ramadan, di mana permintaan daging ayam biasanya meningkat.
Dengan memastikan DOC yang masuk dalam kondisi sehat dan bebas penyakit, Karantina Papua Tengah turut menjaga ketersediaan pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal bagi masyarakat, sekaligus melindungi peternakan lokal dari ancaman penyakit.
Melalui pengawasan yang ketat dan profesional, Karantina Papua Tengah terus berkomitmen menjaga keamanan hayati dan ketahanan pangan di wilayah Papua Tengah. (MT-01)


Tinggalkan Balasan