AMBON, MalukuTerkini.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku terus berkomitmen mendorong perlindungan kekayaan intelektual di wilayah Provinsi Maluku.

Langkah nyata ini ditunjukkan melalui koordinasi kelembagaan yang dilakukan oleh jajaran Divisi Pelayanan Hukum dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru, Rabu (4/3/2026).

Kedatangan rombongan Kementerian Hukum Maluku yang dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Elistya Dewi, disambut langsung oleh Bupati Buru Ikram Umasugi, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Azis Tomia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati tersebut, kedua pihak membahas berbagai potensi kekayaan intelektual lokal yang perlu mendapatkan legalitas hukum.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Elistya Dewi, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait layanan Administrasi Hukum Umum serta perlindungan Kekayaan Intelektual.

Fokus utama dalam pertemuan ini meliputi tindak lanjut pendaftaran potensi Indikasi Geografis, inventarisasi merek kolektif bagi Kelompok Diseminasi Masyarakat Pelindungan, serta penyerahan sertifikat Hak Cipta untuk motif tenun khas Buru.

Bupati Buru, Ikram Umasugi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kementerian Hukum Maluku. Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Buru berkomitmen memfasilitasi pendaftaran Indikasi Geografis bagi dua komoditas unggulan daerah, yaitu Minyak Kayu Putih Buru dan Kopi Batabual.

Dalam proses penyusunan dokumen deskripsi sebagai syarat pendaftaran, pemerintah daerah akan melibatkan akademisi dari Universitas Iqra Buru.

Selain pertemuan dengan Bupati, tim Kementerian Hukum Maluku juga melanjutkan koordinasi ke Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Buru. Agenda utama di sana adalah melakukan inventarisasi terhadap merek-merek kolektif yang dikelola oleh kelompok masyarakat agar dapat segera didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Melalui sinergi ini, diharapkan produk asli daerah Kabupaten Buru memiliki perlindungan hukum yang kuat, sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing bagi para pelaku usaha serta masyarakat di Kabupaten Buru. (MT-04)