AMBON, MalukuTerkini.com – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Fransiskus Xaverius Katedral Ambon berkolaborasi dengan Bidang Diakonia Seksi Caritas Dewan Pastoral Paroki, melaksanakan Sosialisasi Paroki Tangguh Bencana.
Kegiatan yang berlangsung di lantai 1 pastoran ini, Sabtu (16/5/2026) melibatkan anggota WKRI, Kaum Bapak, Orang Muda Katolik maupun perwakilan 4 lingkungan di Paroki Katedral.
Hadir sebagai pemateri yaitu Kepala Pelaksana Badan Penanggunggalangan bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits Tatipikalawan yang dipandu moderator Benekdita Horokubun.
Ketua WKRI Cabang Katedral Ambon, Saswaty Matakena dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu program kerja WKRI Cabang Katedral Bidang Kesra, dimana sebagai mitra pemerintah, WKRI juga ikut melakukan upaya mitigasi bencana kepada umat melalui sosialisasi dengan menghadirkan narasumber Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon.
“Sosialisasi ini diharapkan dapat membentuk umat untuk memiliki kemampuan mandiri dalam mengenali ancaman, mengurangi risiko, serta beradaptasi dan segera pulih dari dampak bencana,” katanya.
Ia berharap outcome dari sosialisasi ini yakni pembentukan tim tangguh bencana di tingkat paroki atau lingkungan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan dalam paparannya menjelaskan mengenai manajemen bencana mulai dari pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.
Dikatakan, Kota Ambon sangat rentan terhadap bencana tanah longsor, banjir, cuaca ekstrem (angin kencang), serta ancaman gempa bumi dan tsunami. Karakteristik topografi berbukit dan curah hujan tinggi menjadi pemicu utama bencana hidrometeorologi yang sering melanda wilayah ini.
“Kami berterima kasih karena dari pihak gereja juga ikut membantu pemerintah dalam melakukan mitigasi bencana kepada umat. Kami sangat senang jika kedepan ada tim tangguh bencana yang dibentuk ditingkat paroki, dan kami siap juga untuk memberikan penguatan kapasitas bagi tim, sehingga sinergitas dan kolaborasi gereja dan pemerintah terus berjalan,” katanya. (MT-06)


Tinggalkan Balasan