AMBON, MalukuTerkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menggelar kegiatan Digitalisasi Registrasi Bantuan Sosial (Bansos) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Ambon.

Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi data penerima bantuan sosial agar lebih terintegrasi, akurat, dan tepat sasaran.

Agenda strategis yang dipusatkan di Pattimura Park Ambon tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Selasa hingga Rabu, 4–5 Agustus 2026. Pelaksanaan pelayanan registrasi ini dibuka setiap harinya mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIT.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Ambon, Edwin Pattikawa, menjelaskan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah telah diinstruksikan untuk mengarahkan jajarannya agar hadir sesuai jadwal.

“Kami mengimbau seluruh ASN agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Registrasi ini merupakan bagian dari proses digitalisasi data bantuan sosial, sehingga diperlukan partisipasi aktif seluruh ASN,” tandas Pattikawa dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Selasa (4/8/2026).

Guna memastikan seluruh aparatur terakomodasi tanpa terkecuali, Pemkot Ambon juga memberikan penugasan khusus kepada sejumlah instansi teknis. Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon diminta memastikan keterlibatan ASN di satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon turut diinstruksikan untuk mengawal keikutsertaan para tenaga ASN yang bertugas di seluruh puskesmas se-Kota Ambon.

“Setiap peserta yang hadir wajib membawa beberapa dokumen persyaratan, di antaranya Kartu Keluarga (KK), Nomor ID Meter PLN, serta nomor rekening bank yang masih dalam status aktif. Kelengkapan berkas tersebut sangat vital agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid,” tandasnya.

Ia berharap partisipasi menyeluruh dari para pegawai dapat memaksimalkan pembentukan basis data yang solid.

“Basis data yang akurat ini nantinya akan menjadi fondasi utama dalam mendukung efektivitas penyaluran berbagai program bantuan sosial pemerintah di masa mendatang,” ujarnya. (MT-06)