AMBON, MalukuTerkini.com – Roda rotasi jabatan di lingkungan Kodam XV/Pattimura kembali bergerak guna menyegarkan organisasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
Pergeseran tersebut ditandai dengan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Satuan yang dipimpin langsung oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Lobby Serambi Kehormatan Kodam Pattimura, Ambon, Sabtu (22/8/2026).
Pergeseran posisi meliputi Jabatan Asrendam XV/Pattimura yang diserahterimakan dari Kolonel Inf Sidik Wiyono kepada Kolonel Arh Drajad Tri Putro. Sementara itu, Kepala Ajendam beralih dari Kolonel Caj Gunawan kepada Letkol Caj Arif Nurwiyanto. Pergeseran kepemimpinan juga terjadi pada jabatan Kepala Hukum Kodam dari Kolonel Chk (K) Yuliana Rosario Yoku kepada Kolonel Chk Endro Winarno, serta Kepala Infolahtadam dari Kolonel Czi Decky Arie Sandhie kepada Letkol Arm Sunar Filowanto Endramadji.
Di sektor pelayanan kesehatan dan satuan kavaleri, Kolonel Ckm dr. Henry Stefanus Soegiarto dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kakesdam XV/Pattimura. Ia sebelumnya menjabat Kepaa Rumah Sakit Tk II Prof dr Jonas Andreas Latumeten Kesdam XV/Pattimura.
Sedangkan posisi Dandenkav-5/BLC beralih dari Mayor Kav Yulius Tri Pratisto kepada Kapten Kav Dorma Asrindo Purba.
Selain alih tugas pejabat utama, rangkaian tradisi satuan turut menyambut penugasan bagi Kolonel Inf Muh Taufik Hanif Y sebagai Pamen Ahli Bidang Sosbud Sahli Pangdam XXII/TB, Kolonel Inf Dominggus CA Soumokil sebagai Wadanrindam XV/Pattimura, serta Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo sebagai Kasipers Kasrem 151/Binaiya.
Dalam amanatnya, Pangdam XV/Pattimura mengapresiasi dedikasi dan loyalitas pejabat lama, sembari mengingatkan pergeseran jabatan merupakan bagian dari alur ketetapan Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Seluruh prajurit jangan membeda-bedakan posisi yang dipercayakan. Apapun jabatan itu, yakinkan bahwa apa yang kita terima adalah takdir yang kita miliki, yang diberikan oleh Tuhan,” tandasnya.
Ia mengaku tidak ada jabatan yang berbobot kecil atau besar karena seluruh fungsi saling menopang keutuhan organisasi.
“Para pejabat baru agar menghadirkan iklim kerja yang kondusif tanpa mengikis kedisiplinan prajurit. Siapapun dan apapun jabatannya, yakinlah bahwa kita memiliki manfaat bagi satuan,” ungkapnya. (MT-06)


