AMBON, MalukuTerkini.com- – Senat Universitas Pattimura (Unpatti) mengukir sejarah baru dalam pelaksanaan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru.
Untuk pertama kalinya, prosesi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 diselenggarakan melalui Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti yang berlangsung di Auditorium Unpatti, Rabu (26/8/2026).
Ketua Senat Unpatti, Prof. Dr. Tonny Donald Pariela, MA., menegaskan momentum bersejarah ini bukan sekadar seremoni formal biasa.
“Rapat terbuka luar biasa ini merupakan sebuah upacara peralihan menuju kedewasaan akademik yang akan membentuk karakter serta pola pikir para peserta didik baru,” tandasnya.
Dalam sambutannya, Pariela menjelaskan transisi ini menandai perubahan cara berpikir mahasiswa yang harus menjadi lebih rasional dan kritis di tengah atmosfer kebebasan akademik yang bertanggung jawab.
“Momentum masuknya mahasiswa baru di pintu gerbang kampus hendaknya dapat memberikan kesan mendalam serta menjadi penyemangat hingga mereka menyelesaikan studi. Kehadiran mereka di ruangan tersebut hari ini sebagai mahasiswa baru diharapkan akan berulang beberapa tahun mendatang saat mereka dilepas kembali sebagai alumni dan wisudawan,” jelas Guru Besar Ilmu Sosiologi Unpatti ini.

Pariela mengimbau para mahasiswa untuk segera beradaptasi dengan lingkungan akademik di tingkat program studi, fakultas, maupun universitas.
“Lingkungan kampus Unpatti bebas dari suasana intimidatif karena telah dilindungi oleh berbagai peraturan Rektor, mulai dari etika mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, hingga aturan mengenai pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan kampus. Belajar itu bukan sebuah beban. Belajar itu bukan sebuah proses administratif belaka, seperti Anda masuk kelas dan tanda tangan absen, tetapi belajar itu sebuah proses mencari dan menggali secara berkesinambungan,” ungkap mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpatti ini.
Ia juga menegaskan, pembentukan karakter yang berkeilmuan tinggi, bermoral, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial.
“Mahasiswa baru harus membangun jejaring yang bermakna melalui wadah organisasi kemahasiswaan dan pertemanan. Aktivitas tersebut merupakan sarana pembinaan diri di panggung belakang sebelum mereka siap tampil di panggung depan masyarakat,” tandasnya.
Pariela juga mengimbau seluruh mahasiswa baru agar dapat mengelola waktu studi dengan sebaik-baiknya sehingga mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu dalam kurun empat hingga lima tahun mendatang.
Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti tersebut dihadiri para anggota Senat, Rektor Unpatti,para Dekan, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi serta 5.846 mahassiwa baru yang tersebar pada 9 fakultas. (MT-01)

