BULA, MalukuTerkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi dan memperbaiki aspek pengawasan serta pengendalian pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Langkah ini diambil guna merespons masukan dari berbagai pihak agar program dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan dalam mendukung sektor pendidikan serta mewujudkan Visi SBT Cerdas.
Juru Bicara Pemkab SBT, Ahmad Mony, kepada malukuterkini.com di Bula, Kamis (8/10/2026) menjelaskan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan agenda Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang bersumber dari APBN dengan sistem swakelola langsung oleh pihak sekolah.
“Dalam skema ini, pemerintah daerah menjalankan fungsi fasilitasi, pengawasan, dan pengendalian,” jelasnya.
Menurutnya, Pemkab SBT sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut melakukan pengawasan secara swadaya terhadap pelaksanaan program di lapangan. Kendati demikian, ia berharap kelengkapan informasi agar setiap aduan dapat ditindaklanjuti secara tepat.
“Kami mengapresiasi pengawasan swadaya dari masyarakat dan semua pihak. Namun, kami mengimbau kepada masyarakat agar memberikan laporan secara lengkap dan didukung oleh data maupun bukti yang kuat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkab SBT bertekad melakukan proyeksi dan penataan tata kelola pengawasan program, baik di tingkat daerah maupun pada tingkat tapak di sekolah-sekolah.
“Sebagai langkah konkret, tim pemkab akan turun langsung mengunjungi satuan pendidikan dan menemui para kepala sekolah penerima program untuk mendalami informasi serta mengklarifikasi dugaan adanya pungutan liar maupun ancaman dan intimidasi dari pihak-pihak tertentu,” tandasnya.
Saat ini, menurutnya, Pemkab SBT juga semenara menunggu hasil laporan pemeriksaan dari auditor negara atau BPKP.
“Laporan resmi tersebut nantinya akan dijadikan dasar utama bagi pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan penataan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SBT sesuai dengan kewenangan yang dimiliki,” ungkapnya. (MT-07)

