BULA, Malukuterkini.com – Tiga warga yang sempat dilaporkan hilang kontak saat menggunakan speedboat di perairan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya.

Ketiga korban yang diidentifikasi bernama Aci Rumadai (45), Lahya Rumalolas (38), dan Ramon Rumbaru (30) tersebut berhasil diselamatkan oleh nelayan lokal di kawasan Teluk Tawo, Kampung Kasuweri, Distrik Kokoda, setelah terombang-ambing hingga sejauh 253 mil laut ke arah barat laut dari lokasi kejadian awal.

Kepala Kantor SAR Ambon, M Arafah menjelaskan, informasi penemuan ketiga korban dalam keadaan selamat diterima oleh Tim SAR Gabungan dari pihak keluarga korban, Selasa (13/10/2026) sore.

“Kami menerima laporan dari Anwar selaku keluarga korban pada pukul 18.30 WIT, yang mengabarkan bahwa ketiga korban telah ditemukan oleh nelayan Teluk Tawo Kampung Kasuweri, Distrik Kokoda, Kabupaten Sorong Selatan pada pukul 17.30 WIT,” jelas Arafah kepada malukuterkini.com, Rabu (14/10/2026).

Arafah mengungkapkan, posisi penemuan korban berada pada koordinat 0°49’20.38″ S – 131°13’30.18″ E. “Setelah diselamatkan dari laut, ketiga warga tersebut langsung dievakuasi ke daratan Distrik Kokoda untuk mendapatkan penanganan serta perawatan medis dari petugas setempat,”ungkapnya.

Peristiwa ini, rincinya, bermula ketika speedboat yang membawa tiga orang warha tersebut berangkat dari Pulau Gorom menuju Desa Keta di Pulau Seram, Jumat (9/10/2026) untuk mengantarkan salah seorang anggota keluarga yang sedang sakit menuju RSUD Bula.

“Selanjutnya, pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIT, speedboat tersebut bertolak kembali dari Desa Air Kasar untuk pulang menuju Pulau Gorom. Namun hingga hari berikutnya, speedboat tak kunjung tiba di lokasi tujuan dan dinyatakan hilang kontak di sekitar perairan SBT. Pihak keluarga korban,” rincinya,

Salah satu keraat korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR, Minggu (11/10/2026) sore untuk memohon bantuan pencarian.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung mengerahkan personel dan peralatan guna mengelar operasi pencarian. Pada hari ketiga operasi SAR, Selasa (13/10/2026) pagi, Tim SAR Gabungan yang menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Unit Siaa SAR (USS) Bula bertolak menuju sejumlah titik koordinat untuk menyisir area perairan,” jelasna.

Arafah mengatakan, tim tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 10.00 WIT dan langsung melakukan proses penyisiran seluas kurang lebih 30 mil laut ke arah barat laut dari titik perkiraan awal sebelum akhirnya mendapat kabar gembira mengenai ditemukannya para korban di wilayah Papua Barat Daya. (MT-07)