AMBON, MalukuTerkini.com – Lautan manusia memadati Stadion Mandala Remaja, Karang Panjang, Ambon, Kamis (22/10/2026), untuk mengikuti Maluku Bermazmur 2026.

Ribuan warga dari Kota Ambon dan daerah sekitarnya berkumpul dalam kegiatan pujian dan penyembahan yang menghadirkan tokoh rohani internasional asal Nigeria.

Kegiatan bertaraf internasional ini menghadirkan Pastor Paul Enenche, pendeta senior sekaligus pendiri Dunamis International Gospel Centre (DIGC).

Selain dikenal sebagai pemimpin gereja, Paul Enenche juga merupakan seorang dokter medis, penulis, dan penyanyi gospel terkemuka.

Kehadirannya di Ambon turut didampingi sang istri, Becky Inyangbe Enenche, bersama tim pelayanan mereka.

Maluku Bermazmur 2026 dibuka oleh Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Elka Anakotta,

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, dalam sambutannya mengaku Maluku Bermazmur 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan puji-pujian, tetapi juga merupakan gerakan rohani untuk memperkuat persaudaraan, membangun iman, serta menumbuhkan semangat perdamaian dan kasih di tengah masyarakat.

“Maluku Bermazmur juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas, budaya, dan kearifan lokal Maluku kepada masyarakat internasional,” ungkapnya.

Selain itu, katanya, penyelenggaraan Maluku Bermazmur diharapkan dapat menunjukkan bahwa Kota Ambon merupakan daerah yang terbuka bagi persekutuan, persaudaraan, dan kerja sama internasional.

“Melalui live streaming kegiatan tersebut, masyarakat dunia dapat melihat Ambon bukan hanya sebagai kota yang dikenal melalui lagu dan puji-pujian, tetapi juga sebagai kota yang menjunjung tinggi kerukunan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Maluku Bermazmur sebagai kesempatan untuk berdoa bersama bagi kedamaian Kota Ambon dan Provinsi Maluku.

Menurutnya, doa bersama juga diharapkan membawa perlindungan bagi masyarakat agar terhindar dari berbagai marabahaya, termasuk dampak kondisi cuaca dan fenomena El Niño yang sedang dihadapi.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk berdoa bersama bagi Kota Ambon yang kita cintai dan bagi Maluku agar senantiasa terhindar dari segala marabahaya,” ujarnya.

Usai prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan puji-pujian dan penyembahan yang diikuti ribuan peserta yang memadati Stadion Mandala Remaja. (MT-04)