AMBON, MalukuTerkini.com – Sebanyak delapan unit ruko yang berada di kawasan Blok G Ruko Pasar Batu Merah, Ambon dilalap api, Kamis (12/12/2025) sekitar Pukul 12.30 WIT.
Api berawal dari ruko milik Muhammad Saleh Ain (54) yang sementara dikontrak oleh La Piudin yang sementara digunakan sebagai gudang barang pecah belah dan plastik dan selanjutnya merambat/menjalar pada unit-unit Ruko disampinginya.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janet Luhukay di Ambon, Jumat (12/12/2025) menjelaskan, dari keterangan saksi Ristin (41) yang merupakan pedagang kaki lima terungkap awalnya ia bersama Herlina sedang melakukan aktivitas berjualan tepat di depan ruko tersebut dan beberapa menit kemudian keduanya melihat kepulan asap keluar dari dalam ruko lantai 1 melalui pintu depan, yang mana pintu toko tersebut dalam keadaan terkunci dengan gembok.


“Menyadari hal tersebut keduanya berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk bersama-sama berusaha memadamkan api, namun upaya awal terhambat karena pintu bangunan ruko tersebut terkunci,” jelasnya.
Saksi Herlina , katanya langsung menghubungi Call Center 112 untuk melaporkan kejadian tersebut, dan pada saat yang sama, bergegas memanggil pemilik ruko agar segera datang.
“Warga sekitar yang berada di TKP langsung mendobrak pintu ruko yang terkunci guna membuka akses untuk upaya pemadaman awal,” katanya.

Sekitar pukul 12.40 WIT, jelasnya, 3 unit Damkar Kota Ambon tiba di TKP dan langsung melakukan pemadaman api disusul 6 unit lainnya serta 1 unit kendaraan taktis water cannon Dit Samapta Polda Maluku dan kendaraan taktis water canon Satbrimob Polda Maluku.
Luhukay merincikan, dari kejadian tersebut tidak terdapat korban luka-luka maupun jiwa, akan tetapi terdapat kerugian materil 8 unit ruko.
Delapan unit ruko dimaksud yaitu
- Ruko Muhammad Saleh Ain (54) yang sementara dikontrak oleh La Piudin yang digunakan sebagai gudang tempat penyimpanan barang pecah belah dan plastik (seluruh bangunan ruko hangus terbakar).
- Ruko milik Hj Kamla (52) yang sementara di kontrak oleh La Hamili yang digunakan sebagai gudang tempat penyimpanan barang pecah belah dan plastik (seluruh bangunan ruko hangus terbakar)
- Toko Hasil Bumi milik Kevin (46). Plafon pada lantai 2 bangunan ruko hangus terbakar.
- Minang Raya milik Naharudin. Plafon pada lantai 2 bangunan ruko hangus terbakar dan dinding belakang rusak ringan),
- Ruko yang menjual barang pecah belah dan plastik milik Ibrahim.
- Toko Percetakan dan Printing milik Hasan Umagap (41). Lantai 2 hangus terbakar.
- Toko Kentang dan Wortel milik Irwan (45) . Plafon lantai 2 terbakar.
- Ruko yang dikontrak oleh Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pasar Mardika. Lantai 3 hangus terbakar.
“Dugaan sementara kejadian kebakaran tersebut akibat dari arus pendek listrik pada kabel yang terdapat di lantai 1 Ruko Blok G milik Muhammad Saleh Ain yang sementara dikontrak oleh La Piudin,” jelas Luhukay.

Sementara itu, dua petugas Damkar yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas yaitu Firno Luhukay, terjatuh dari tangga saat proses pemadaman yang selanjutnya dievakuasi ke RS Sumber Hidup dan Frangklin Litaay telapak kaki kanan terkena paku.
“Kerugian sementara dari kebakara tersebut di aksir sekitar Rp 3 – 4 miliar,” jelasnya. (MT-04)



Tinggalkan Balasan