AMBON, MalukuTerkini.com – Pendeta Elrianton Muskitta dipercayakan untuk menjabat Ketua Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Kota Ambon.
Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin oleh Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pendeta Sacharias Izack Sapulette dalam ibadah yang berlangsung di Gereja Silo, Ambon, Minggu (11/1/2026) malam.
Pendeta Elrianton Muskitta yang akrab disapa Pendeta Rinto sebelumnya menjabat Sekretaris Klasis GPM Pulau Ambon. Ia menggantikan Pendeta Ricardo Andriosa Rikumahu yang saat ini telah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua I MPH Sinode GPM Masa Pelayanan 2025 – 2030.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan MPH Sinode GPM 42/IX/PA tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Sebagai Perutusan Pelayan Organik GPM tertanggal 11 November 2025 dan Keputusan MPH Sinode GPM 68/I/PA tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Sebagai Perutusan Pelayan Organik GPM tertanggal 11 Desember 2025.

Kedua keputusan tersebut ditandatangani Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Sacharias Izack Sapulette dan Sekretaris Umum Pendeta Herman Reinhard Tupan.
Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Sacharias Izack Sapulette dalam arahannya mengatakan momentum pelantikan dan serah terima jabatan menyatakan Tuhan adalah pemimpin bagi klasis ini.
“Tuhan miliki kuasa yang tak terbatas. Kita sebagai pelayan hanya dipanggil untuk suatu kurun waktu tertentu. Tuhan sebagai sang pemilik gereja akan terus megutus hamba-hambanya silih berganti dalam melayani di klasis ini,” katanya.
Ia menegaskan kepimpinan dalam dalam gereja bukan soal siapa yang lebih kuat tetapi siapa yang lebh siap.

“Kepemimpinan dalam bergereja itu artinbya memimpin dengan memberi teladan, memimpin dengan kerelaan bulan terpaksa, memimpin dengan melayani serta menuntunyang hilang arah,” tandasnya.
Menurutnya, pelayanan di Klasis GPM Kota Ambon kini menghadapi tantangan yang kompleks seperti masalah perkotaan, ketahanan keluarga yang rapuh akibat tekanan ekonomi, maraknya judi online, serta tuntutan tata kelola yang transpara dan akuntabel.
“Dalam kondisi tantangan seperti itu pola kepimpinan yang terbuka sangat dibutuhkan. Pelayanan gereja di Kota Ambon tidak bisa dilakukan secara serimonial belaka,tepai pelayanan yang adaptif, inovasi dalam pelayanan serta repsonsif dalam kebutuhan jemaat sehingga gereja menjadi alat pemulihan dan alat damai sejahtera Allah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Klasis GPM Kota Ambon, Pendeta Rinto Muskitta mengatakan mengharapkan topangan senua pihak untuk melakukan pelayanan bergereja kedepan.

“Kemitraan dengan berbagai pihak akan terus dilakukan dalam pelayanan bergereja kedepan,” katanya.
Sebelumnya, Pendeta Ricardo Andriosa Rikumahu mengaku selama 2 tahun 1 bulan 1 hari melayani di Klasis Kota Ambon telah banyak pengalaman dan banyak cerita.
“Tetapi sebanyak apapun itu semuanya hanya tentang melayani. Ada banyak pengalaman mengasyikan tetapi juga menegangkan Ada keputusan-keputusan yang harus diambil walaupun terkadang situasinya sulit,” ungkapnya
Ia berpesan kepada jajaran Klasis Kota Ambon untuk teruslah melayani. “Teruslah melayani dalam segala keadaan sebab untuk itulah kita dipanggil,” tandasnya.
Turut hadir pelantikan dan serah terima jabatan tersebut diantaranya Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Sekretaris Umum MPH Sinode GPM, Pendeta Herman Reinhard Tupan, pimpinan Klasis Pulau Ambon, pimpinan Klasis Pulau Ambon Utara, pimpinan Klasis Pulau Ambon Timur, pimpinan Klasis Banda serta para Ketua Majelis Jemaat maupun Pendeta Jemaat se-Klasis Kota Ambon. (MT-01)


Tinggalkan Balasan