AMBON, MalukuTerkini.com – Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto turun langsung mengawasi Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) awal terhadap 200 Calon Siswa (casis) Bintara kompetensi khusus Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 di Plaza Presisi Tantui, Ambon, Rabu (6/4/2026).

Pengawasan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan proses seleksi berjalan Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH), sekaligus menutup celah praktik percaloan.

Didampingi Karo SDM Polda Maluku  Kombes Pol Jemi Junaedi dan Ketua Panitia Pemeriksaan Administrasi, Kapolda meninjau secara detail proses verifikasi berkas yang menjadi tahapan awal rekrutmen.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif dan transparan. Tidak ada ruang untuk penyimpangan. Rekrutmen Polri harus menghasilkan personel yang profesional dan berintegritas,” tandas Kapolda yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini.

Sebanyak 200 casis mengikuti tahapan Rikmin dengan pengawasan berlapis. Selain pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam Polda Maluku, proses ini juga melibatkan instansi eksternal seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, LLDIKTI, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Unsur masyarakat independen turut dilibatkan untuk menjamin akuntabilitas.

Kapolda juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.

“Masuk Polri tidak dipungut biaya. Jangan percaya calo. Percaya pada kemampuan diri sendiri,” tandas mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini.

Rekrutmen Bintara kompetensi khusus ini menjadi langkah strategis Polri dalam memperkuat fungsi pelayanan publik, khususnya di SPKT, yang menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat. (MT-04)