AMBON, MalukuTerkini.com – Di era kompetisi global, pimpinan unit kerja di Universitas Pattimura (Unpatti) tidak boleh hanya terpaku pada fungsi akademik sebagai core business.
“Para pimpinan unit kerja dituntut memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni layaknya seorang Chief Executive Officer (CEO) dalam mengelola institusi secara professional,” tandas Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd membuka Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Rektorat Unpatti, Ambon, Kamis (9/4/2026).
Leiwakabessy menguraikan empat fokus utama yang menjadi kompas kebijakan universitas kedepan yaitu Evaluasi mendalam atas kinerja tahun sebelumnya; Penyusunan program kerja tahun berjalan yang adaptif; Perencanaan strategis jangka menengah; serta Penguatan inovasi yang berkelanjutan di segala lini.
Terkait Indikator Kinerja Utama (IKU), Leiwakabessy memberikan perhatian serius.

Menurutnya, IKU merupakan parameter keberhasilan yang mencakup pelaksanaan program, pengelolaan anggaran yang sehat, hingga peningkatan pendapatan institusi.

“Kontrak kinerja yang telah ditandatangani bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi wujud tanggung jawab dan komitmen bersama untuk memajukan universitas,” tandasnya.
Leiwakabessy meyakini prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas adalah fondasi utama untuk meraih akreditasi unggul, baik di tingkat program studi maupun institusi.
“Dengan semangat kolaborasi, kita optimis dapat mempercepat langkah menuju target internasionalisasi dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Maluku serta Indonesia,” ungkapnya.
Rakerpim tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan di lingkungan Unpatti. (MT-01)




Tinggalkan Balasan