AMBON, MalukuTerkini.com – Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd melantik ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru di lingkungan kampus tersebut.
Prosesi pelantikan, pengambilan sumpah, dan janji ASN Tahun 2025 ini dipusatkan di Auditorium Unpatti pada Senin (29/6/2026).
Dalam arahannya, Rektor Fredy Leiwakabessy mengingatkan seluruh pegawai yang baru dilantik agar tidak semata-mata berorientasi kepada atasan atau pimpinan dalam menjalankan tugas.
“Seluruh ASN harus menjadikan pekerjaan mereka sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab moral yang tinggi. Nilai-nilai keimanan yang telah diikrarkan dalam sumpah jabatan harus menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas,” tandasnya.
Leiwakabessy juga menegaskan pentingnya menumbuhkan budaya kerja yang disiplin tinggi. Hal tersebut meliputi ketepatan waktu, penyelesaian pekerjaan secara profesional, hingga komitmen kuat untuk menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan Unpatti tanpa menciptakan masalah baru.
Terkait aspek tata kelola organisasi, ia menjelaskan Unpatti telah memiliki berbagai regulasi kuat yang menjadi pedoman resmi bagi seluruh sivitas akademika.
“Setiap pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku akan diberikan sanksi sesuai aturan yang telah ditetapkan demi menjaga disiplin, profesionalisme, dan tata kelola institusi yang baik,” jelasnya.
Selain masalah disiplin dan regulasi, Leiwakabessy juga mendorong seluruh pegawai untuk membangun hubungan kerja yang harmonis dengan sesama rekan kerja sebagai bagian dari keluarga besar kampus.
Khusus bagi para pegawai yang berasal dari luar daerah, ia berharap agar mereka dapat beradaptasi dengan baik serta turut membangun kehidupan di Maluku sebagai bentuk komitmen nyata terhadap institusi.
Ratusan ASN yang dilantik terdiri dari 83 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan rincian 79 dosen dan 11 Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Pertama. Selain itu, terdapat pula 532 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menduduki posisi 48 dosen Asisten Ahli dan 484 tenaga kependidikan, serta dilengkapi dengan 163 PPPK Paruh Waktu yang mengisi jabatan Operator Layanan Operasional. (MT-01)

Tinggalkan Balasan