AMBON, MalukuTerkini.com – Dalam rangka membangun budaya kesiapsiagaan sejak dini, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku memberikan pembekalan mengenai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) kepada para siswa baru pada 11 sekolah di Ambon.
Pembekalan yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu dilakukan di 11 sekolah yaitu SDN 1 Ambon, SDN 2 Ambon, SD INPRES 18 Ambon, SDN 29 Ambon, SD Pertiwi Ambon, SMPN 1 Ambon, SMPN 2 Ambon, SMPN 5 Ambon, SMPN 23 Ambon, SMPK Rehoboth Ambon dan MTs Negeri Batu Merah Ambon, pada 11 – 18 Juli 2026.
Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku, Herry Latuheru kepada malukuterkini.com, Sabtu (18/7/2026) mengaku pembekalan tersebut dilakukan agar para siswa dapat memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana sebagai bekal selama menjalani proses pembelajaran di sekolah.
“Pembekalan difokuskan pada empat materi utama, yaitu pengenalan berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, langkah-langkah mitigasi dan prosedur evakuasi saat kondisi darurat, pembentukan budaya siaga agar mampu merespons bencana secara tepat,” ungkapnya.
Saat MPLS tersebut, jelasnya, juga diberikan pengenalan tiga pilar Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
“Ketiga pilar tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana yang aman, sistem manajemen penanggulangan bencana di lingkungan sekolah, serta pendidikan pengurangan risiko bencana bagi seluruh warga sekolah. Siswa diajarkan untuk mengenal lingkungan sekolah dengan menggambar denah sekolah. Siswa juga memasang gambar jalur evakuasi dan titik kumpul di sekolah. Selain itu siswa dan guru melakukan simulasi evakuasi mandiri,” jelasnya,
Melalui materi tersebut, katanya, para siswa dibekali pemahaman mengenai tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat, seperti gempa bumi maupun kebakaran.
“Mereka diharapkan mampu bertindak tenang, disiplin dan mengutamakan keselamatan diri maupun orang lain,” katanya.
Fasilitator terdiri dari Herry Latuheru (Sekretaris PMI Provinsi Maluku), Liberth Salakory (Staff Bidang Yankessos & PB PMI Provinsi Maluku), Nurhana Novi (Fasilitator SPAB), Natalia Tehuayo (Fasilitator SPAB), Azwar Mahu (Staff PMI Provinsi Maluku), Wulandari Papalia (Staff PMI Provinsi Maluku), Beltazar Reskir (Staff PMI Provinsi Maluku) dan Jelians Tibali (Staff PMI Provinsi Maluku). (MT-01)
