AMBON, MalukuTerkini.com — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) berkomitmen penuh untuk menghadirkan inovasi pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan sektor kelautan serta kesejahteraan masyarakat pesisir guna menyongsong era globalisasi.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, S.Pi., M.Si., saat memberikan sambutan saat pencanangan Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti.
Seremonial tahunan yang mengusung tema besar “Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Berdampak melalui Inovasi, Kolaborasi, dan Kreativitas Menuju Globalisasi” tersebut dipusatkan di Pelataran Gedung FPIK Unpatti, Ambon, Jumat (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Lopulalan mengakui perjalanan panjang selama 44 tahun yang telah dilalui oleh FPIK merupakan buah manis dari pengabdian tulus para pendiri terdahulu.
Menurutnya, keberlanjutan dan reputasi fakultas hingga saat ini dinilai tidak lepas dari dedikasi tinggi para dosen dan tenaga kependidikan, kobaran semangat mahasiswa, loyalitas kuat dari para alumni, serta besarnya tingkat kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat luas terhadap fakultas dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang perikanan dan ilmu kelautan.
“Pencanangan Dies Natalis harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi capaian, menjawab berbagai tantangan, sekaligus memperbarui komitmen dalam mewujudkan visi dan misi fakultas,” tandas Yoisye di hadapan seluruh civitas akademika,” ungkapnya.
Ia menjelaskan tema perayaan tahun ini merefleksikan sebuah tekad dan visi besar fakultas untuk terus melahirkan produk pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan kontribusi secara konkret bagi akselerasi pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.
“Keberhasilan sebuah fakultas tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, jumlah lulusan, maupun capaian akademik semata, tetapi juga dari sejauh mana inovasi, hasil riset, dan pengabdian mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat pesisir, pengelolaan sumber daya kelautan, serta pembangunan perikanan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia memaparkan tema yang diusung dalam Dies Natalis ke-44 ini sangat sejalan dengan peta jalan dan arah pengembangan jangka panjang FPIK menuju tahun 2029.
“FPIK menargetkan diri untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul, memiliki daya saing kuat di tingkat global, berbasis karakteristik kepulauan, dan memegang teguh prinsip keberlanjutan,” tandasnya.
Guna merealisasikan visi besar tersebut, Lopulalan menegaskan FPIK Unpatti akan terus bergerak maju dengan memperkuat kualitas mutu pendidikan secara sistematis.
“FPIK Unpatti berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas penelitian ilmiah, memperluas jejaring kerja sama strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, mempertajam program pengabdian kepada masyarakat, serta membangun sistem tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” tandasmua.
Ia juga secara terbuka mengajak seluruh sivitas akademika, jajaran alumni, dan segenap mitra kerja untuk menjadikan momentum perayaan Dies Natalis ke-44 ini sebagai titik balik yang kuat untuk mempererat kolaborasi lintas sektor.
Lopulalan berharap seluruh elemen dapat terus menjaga kebersamaan serta konsisten dalam menghadirkan karya-karya kreatif dan inovasi terobosan yang berdampak nyata bagi pembangunan kelautan dan perikanan, sekaligus menjadi pilar penyokong utama bagi kemajuan Unpatti di masa depan.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti akan berlangsung secara bertahap mulai dari pencanangan, field trip dan studi tour ke desa binaan, FPIK Goes to School, lomba, pameran dan Expo FPIK, penyusunan Naskah Akademik Kebangkitan FPIK, hingga mencapai puncaknya pada 7 September 2026. (MT-01)
