AMBON, MalukuTerkini.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan M4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Jumat (11/9/2026) pukul 03:44 WIT.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1 pada kedalaman 36 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,74° LS; 127,85° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 km tenggara Maluku Barat Daya. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com,  Jumat (11/9/2026).

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Wijayanto mengatakan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan di Laut Timor.


“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” katanya.

Ia merincikan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas  IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Moa, Pulau Leti dan Pulau Lakor (Kabupaten MBD).  (MT-06)