AMBON, MalukuTerkini.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan keuntungan sebagai satu-satunya pertimbangan dalam memilih investasi.
Pesan tersebut disampaikan dalam Sekolah Pasar Modal Level 1 dan 2 yang menjadi rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Ambon sejak Senin (5/10/2026).
Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady dalam rilisnya, Rabu (7/10/2026) menegaskan, keputusan investasi harus didasarkan pada pengetahuan yang memadai.
Mahasiswa perlu memahami tujuan keuangan, mengenali profil risiko dan memilih instrumen investasi sesuai kemampuan serta kebutuhan.
Selain itu, mahasiswa juga dibekali pengetahuan mengenai kewaspadaan terhadap entitas keuangan ilegal, perlindungan data pribadi serta karakteristik dan risiko berbagai instrumen investasi.
OJK menilai edukasi tersebut penting karena generasi muda akan semakin banyak berhadapan dengan berbagai produk dan layanan keuangan. “Investasi bukan sekadar tentang memperoleh keuntungan,” kata Haramain.
Melalui edukasi pasar modal, OJK berharap mahasiswa mampu menjadi investor yang lebih cerdas sekaligus ikut membantu mencegah masyarakat terjebak investasi ilegal dan penipuan keuangan. (MT-04)

