Pangdam Pattimura Panen Raya Padi di SBB

AMBON, MalukuTerkini.com - Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo memimpin panen raya padi unggul varietas Sinar Mentari di Desa Waihatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (2/6/2025).
Penanaman padi unggul varietas Sinar Mentari tersebut merupakan program Panglima TNI melalui Staf Teritorial Mabes TNI
Panen Raya tersebut, turut dihadiri Bupati dan Forkopimda Kabupaten SBB, pejabat TNI/Polri maupun masyarakat setempat. Pada kesempatan ini, Pangdam bersama para pihak trkait melakukan panen padi secara simbolis.
Pangdam dalam sambutannya mengaku, padi varietas Sinar Mentari yang telah ditanam 3 bulan yang lalu sudah siap dipanen.
Alumni Akademi Militer (Akmil) 1996 ini berharap, pelaksanaan panen sebisa mungkin jangan sampai lewat dari pertengahan Juni untuk menghindari kegagalan panen padi.
"Jadi sebisa mungkin di awal Juni sudah bisa dipanen, karena sudah musim panen dan juga kalau terlalu lama nanti akan semakin banyak yang rontok," ungkap mantan Komandan Pusat Kesenataan Artileri Medan (Pussenarmed) ini.
Pangdam menjelaskan, acara ini merupakan wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus sebagai bukti nyata kerja keras dari Pok Tani, TNI dan Pemda di Wilayah SBB, yang bersama-sama telah berupaya merawat padi yang telah ditanam.
Ia juga mengapresiasi dan bangga, atas semangat dari para petani yang telah mengolah lahan dengan baik sehingga mendapatkan hasil panen padi yang sangat memuaskan.
“Ketersediaan bibit tersebut belum bisa terjamin, dikarenakan bibit masih dalam tahap uji coba, sehingga jumlah bibit yang tersedia masih terbatas menunggu hasil dari program penanaman bibit tersebut,” jelas mantan Komandan Korem 052/Wijayakrama ini.
Mengatasi hal tersebut, Pangdam mengatakan, panen raya yang dilaksanakan hari ini, agar dilakukan juga pembibitan ulang dari hasil panen demi keberlangsungan dan ketersediaan bibit Sinar Mentari.
"Apabila ada yang punya kemampuan untuk mengembangkan bibit dari hasil ini, silakan bisa dikembangkan," kata Waasrenum Panglima TNI ini.
Pangdam juga akan menunggu arahan dari Komando Atas, dalam hal ini Mabes TNI dan Mabes AD, atas ketersediaan bibit Sinar Mentari sehingga dapat digunakan petani di seluruh wilayah Indonesia.
Mantan Komandan Korem 073/Makutarama ini menjelaskan, bibit Sinar Mentari merupakan hasil dari penelitian yang memiliki kualitas baik dan berpotensi menghasilkan yang tinggi. Hal tersebut menjadi kebanggaan bagi TNI dengan menggandeng peneliti untuk menghasilkan bibit yang berkualitas.
"Saya berharap, keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi kita semuanya untuk terus melakukan komunikasi, kerjasama memperluas lahan produksi serta mengoptimalkan penggunaan teknologi pertanian," jelas mantan Komandan Batalyon Artileri Medan 12/Angicipi Yudha ini. (MT-04)
Komentar