Sekilas Info

Mulai Bertugas, Pangdam Pattimura akan Jalin Sinergitas

SAMBUTAN - Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq (kiri) menyampaikan sambutan saat acara pisah sambut Pangdam Pattimura di Baileo Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Ambon, Senin (14/1/2019) malam.

AMBON - Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq mulai bertugas, Senin (14/1/2019).

Ia pun berjanji akan menjalin sinergitas dengan berbagai komponen pemerintah maupun masyarakat di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

"Saya akan melanjutkan program kerja yang ada sesuai yang diberikan dari Panglima TNI. Selain itu, juga akan menjalin sinergitas dengan berbagai komponen pemerintah maupun masyarakat di Provinsi Maluku dan Maluku Utara," tandas Pangdam saat acara pisah sambut Pangdam Pattimura di Baileo Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Ambon, Senin (14/1/2019) malam.

Ia mengaku sebenarnya sudah lama memiliki impian untuk mengunjungi daerah-daerah di Provinsi Maluku maupun Maluku Utara.

"Dulu saat saya menjabat Wakil Asisten Teritorial (Waaster) tugas saya itu mengkoordinasikan Dandim-Dandim untuk melaksanakan program teritorial. Saat itu saya banyak mendengar kisah-kisah bertugas di daerah-daerah yang berada di Provinsi Maluku maupun Maluku Utara. Saya jadi punya impian untuk suatu waktu kelak bisa bertugas di Maluku dan Maluku Utara sehingga bisa merasakan kisah-kisah sebagaimana diceritakan kepada saya," ungkapnya.

Impian tersebut, katanya, menjadi kenyataan setelah mendapat penugasan oleh Panglima TNI untuk menjadi Pangdam XVI/Pattimura sejak akhir Desember 2018 dan dilantik oleh Kasad Jenderal Andika Perkasa, Kamis (3/1/2019).

Acara pisah sambut tersebut dihadiri para pejabat diantaranya Gubernur Maluku Said Assagaff, Wagub Maluku Zeth Sahuburua, Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol M Naufal Yahya, Kepala BIN Daerah Maluku Brigjen TNI Khairully, Kepala BIN Daerah Maluku Utara Brigjen TNI Gatot Eko Puruhito, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Hartono serta Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto.

Hadir juga Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Bupati Bursel Tagop S Soulisa, Bupati Seram Bagian Barat M Yasin Payapo, Wakil Bupati Malteng Marlatu Leleury, Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin dan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman.

Mayjen Marga Taufiq menggantikan Mayjen Suko Pranoto yang kini telah menempati posisi sebagai Inspektur Jenderal TNI AD. Serah terima jabatan (sertijab) telah berlangsung di Markas Besar TNI AD yang dipimpin Kasad Jenderal Andika Perkasa, Kamis (3/1/2019).

Mayjen Marga Taufiq lahir di Makassar, 17 April 1964 merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987 dari korps infanteri.

Penugasan elama berpangkat Letda hingga Kapten, ia habiskan di Kostrad, mulai dari menjadi Danton Yonif Linud 432/Waspada Setia Jaya, Danton II Kompi B Yonif Linud 328/Dirgahayu, Danki C Yonif Linud 328/Dirgahayu, Kasi-2/Ops Yonif Linud 328/Dirgahayu, Pama Kostrad dan Kasilat Sops Divisi Infanteri-1 Kostrad.

Pada 7 Oktober 1999, Marga Taufiq ditugaskan sebagai Wadan Yonif Linud 300/Raider Brajawijaya, kemudian setahun kemudian ia menempuh pendidikan Seskoad.

Usai menyelesaikan pendidikan di Seskoad, Marga Taufiq menjabat sebagai Komandan Secaba Rindam VII/Wirabuana. Jabatan itu, ia pegang selama beberapa bulan, karena kemudian ia menjadi Komandan Yonif 711/Raksatama-Korem 132/Tadulako.

Dua tahun kemudian, ia pindah dan menempati jabatan Komandan Kodiklatpur Rindam VII/Wirabuana dengan pangkat Letkol. Setahun kemudian, ia dipercayakan sebagai Dandim 1403/Sawerigading yang bermarkas di Palopo-Sulawesi Selatan. Sukses di ia kemudian menjadi Dandim 1408/BS Makassar. Tiga tahun kemudian, ia menjadi Kepala Staf Brigif Linud 3/Kostrad.

Delapan bulan kemudian, Marga Taufiq menempati posisi baru sebagai Asisten Teritorial (Aster) Kasdam VII/Wirabuana. Ia pun naik pangkat menjadi kolonel. Setahun kemudian, ia pindah ke Mako Kostrad dan menjabat Aster Kaskostrad.
Tak lama di Jakarta, Marga Taufiq kembali ditugaskan di wilayah Sulawesi Tengah dengan menempati posisi sebagai Danrem 132/Tadulako. Hanya setahun di posisi tersebut, ia kemudian mengikuti pendidikan Lemhanas.

Pangkat bintang satu berhasil diraihnya setelah menempati posisi sebagai Wakil Aster Kasad. Setahun kemudian, ia dimutasi sebagai Kasdam II/Sriwijaya. Dua tahun sebagai Kasdam, ia pun mendapat promosi sebagai Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad yang bermarkas di Malang-Jawa Timur.

Posisi sebagai Pangdivif 2/Kostrad hanya dijabatnya salama sembilan bulan, karena ia pun kemudian dipercayakan sebagai Pangdam XVI Pattimura. (MT-02)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!