oleh

Jokowi: Jangan Lagi Kerja Berorientasi Proses, Harus Berorientasi Hasil!

-Nasional-76 views

JAKARTA – Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin resmi dilantik sebagai presiden-wapres periode 2019-2024. Jokowi pun mengisahkan pengalamannya pada periode pertama yang sering mendobrak rutinitas agar inovasi terus berjalan.

“Dalam dunia yang penuh risiko, yang sangat dinamis, dan yang kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton. Harusnya inovasi, bukan hanya pengetahuan. Inovasi adalah budaya,” ungkap Jokowi dalam pidatonya setelah dilantik di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Jokowi pun menceritakan pengalamannya pada tahun pertama menjadi presiden. Saat halalbihalal, Jokowi diminta berdiri di titik yang telah ditetapkan protokoler. Hingga akhirnya pada tahun kedua, Jokowi tak mau ikut aturan itu.

“Langsung saya bilang ke Mensesneg, ‘Pak, ayo kita pindah lokasi. Kalau kita tidak pindah, akan jadi kebiasaan. Itu akan dianggap sebagai aturan dan bahkan nantinya akan dijadikan seperti undang-undang’. Ini yang namanya monoton dan rutinitas. Sekali lagi, mendobrak rutinitas adalah satu hal. Meningkatkan produktivitas adalah hal lain yang menjadi prioritas. Jangan lagi kerja kita berorientasi proses, tapi harus berorientasi pada hasil-hasil yang nyata,” kata Jokowi.

Jokowi juga berbicara dirinya sering mengingatkan para menteri bahwa tugas sebagai pemerintah bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan, tapi juga membuat masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan.

“Sering kali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, anggaran telah dibelanjakan, dan laporan akuntabilitas telah selesai. Kalau ditanya, jawabnya ‘Program sudah terlaksana, Pak’. Tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat. Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya,” jelas Jokowi.

Sidang paripurna pelantikan Jokowi-Ma’ruf ini dihadiri oleh 16 pejabat dari berbagai negara, mulai kepala negara hingga utusan. Pejabat dalam negeri juga hadir, termasuk Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Hadir pula rival Jokowi-Ma’ruf saat Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (MT-06)

Komentar

News Feed