oleh

BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim di Ambon Tingkatkan Ketahanan Pangan

AMBON  – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang diikuti 25 penyuluh lapangan pertanian dari berbagai wilayah di Provinsi Maluku.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal mengatakan, SLI yang diikuti petugas penyuluh lapangan pertanian diharapkan dapat membantu peningkatan produktivitas pertanian yang di usahakan petani.

“Sekolah Lapang Iklim bertujuan membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Herizal saat membuka SLI yang dipusatkan di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Ambon, Sabtu (9/11/2019).

Menurut dia, peserta SLI yang juga Petugas Penyuluh Lapangan diharapkan bisa membantu petani dalam proses bercocok tanam.

PENGARAHAN – Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal menyampaikan pengarahan saat membuka Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang dipusatkan di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Sabtu (9/11/2019).

“Peran penyuluh pertanian terutama pernah mengikuti SLI sangat penting membantu petani menerjemahkan informasi BMKG tentang iklim dan cuaca kepada petani sehingga bisa menanam pada waktu yang tepat,” ungkapnya.

Dikatakan, penyuluh bukan hanya mengetahui informasi tentang iklim dan cuaca tetapi juga dampaknya sehingga mereka bisa menyarankan tanaman apa yang cocok dan kapan harus ditanam petani.

“Setiap informasi iklim dan cuaca yang diketahui penyuluh pertanian bisa disampaikan ke petani sekaligus dapat menyarankan tanaman yang cocok dan waktu penanaman yang tepat,” katanya.

Melalui pengetahuan yang diberikan kepada peserta SLI, jelasnya, diharapkan bisa menyebarkan informasi terkait iklim dan cuaca kepada petani lain sehingga tercapai program yang diinginkan pemerintah.

PENGARAHAN – Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal menyampaikan pengarahan saat membuka Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang dipusatkan di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Sabtu (9/11/2019).

“SLI merupakan salah satu bentuk dukungan program pemerintah untuk ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi sehingga dipilih penyuluh yang mampu menjalankan tugas tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat, Bernadus Daniel mengatakan, dengan kegiatan SLI BMKG berkeinginan untuk mensosialisasikan pentingnya informasi iklim dalam mendukung kegiatan pertanian di Indonesia.

“Kegiatan SLI merupakan cara BMKG sebagai penyedia informasi dan petani dapat berinteraksi melalui penyuluh petani lapangan. SLI ini menjadi wahana untuk menyesuaikan produk informasi iklim dengan kebutuhan penggunanya,” katanya.

SLI tersebut berlangsung dibawah sorotan tema “Peningkatan Pemahaman Informasi Iklim Untuk Menunjang Ketahanan Pangan”.

Pembukaan SLI tersebut juga dihadiri oleh Kepala Balai Besar BMKG Wilayah VI – Makassar Darmawan, Kepala Stasiun Geofisika Ambon Sunardi, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon Ashar dan Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon Ot Oral Sem Wilar. (MT-01)

Komentar

News Feed