oleh

ABK Ditemukan Tewas Mengapung di Pelabuhan Dobo

AMBON – Asep Supriyadi, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan tewas mengapung di sekitar Pelabuhan Yos Sudarso – Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (21/11/2019) malam.

Korban diduga melompat ke laut namun ketika tidak muncul ke permukaan pasca melompat sempat membuat warga mencarinya. Akan tetapi baru ditemukan saat mengapung malam hari.

Fortinatus Selfanay, warga Kelurahan Galay Dubu, yang pertama kali menemukan korban sesuai keterangannya kepada polisi mengaku awalnya dirinya sementara duduk di pelabuhan, namun saat melihat kearah belakang terlihat sesosok mayat tanpa busana sedang mengapung.

“Awalnya, kira ada orang yang menyelam, tetapi ketika saya diperhatikan terus ternyata itu sosok mayat, kemudian saya teriak minta tolong selanjutnya masyarakat lapor ke Pos KPPP Dobo,” ujarnya.

Sekitar pukul 22.10 WIT anggota Polres Aru tiba di TKP langsung mengevakuasi jenazah korban dari pelabuhan dibantu oleh personel Brimob dan masyarakat.

Jenazah korban kemudian ditutup menggunakan terpal dan dibawa dengan mobil ambulance ke RSUD Cendrawasih untuk divisum.

Dari hasil visum yang dilakukan oleh Dokter Glen Patinama, ternyata di tubuh korban pada bagian telinga kanan dan kiri keluar darah, bibir bagian bawah sebelah kiri mengalami luka sobek 3,5 cm, mulut kaku tidak bisa terbuka dan lengan kanan terdapat tato bergambar bunga.

Korban diketahui adalah salah satu anak buah kapal (ABK). Pasalnya sebelum kejadian pada pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIT, ketua ojek laut, Roger Dumgair warga Kampis Kelurahan Galay Dubu melihat korban melompat di Dermaga Fery Dobo.

Dari laporan tersebut kemudian dilakukan pencarian oleh anggota Polairud, KPPP dan anggota Satreskrim Polres Aru serta masyarakat, namun tidak ditemukan. Jenazah korban baru ditemukan sekitar pukul 21.30 Wit di Pelabuhan Yos Soedarso. (MT-04)

Komentar

News Feed