Sekilas Info

Bea Cukai Ambon Musnahkan Ribuan Rokok & Miras Ilegal

AMBON – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMPBC) Tipe C Ambon memusnahkan ribuan rokok dan minuman ilegal.

Rokok maupun minuman ilegal tersebut merupakan hasil operasi tahun 2018 dan 2019 yang ditaksir nilainya mencapai puluhan juta rupiah.

Pemusnahan yang berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Selasa (3/12/2019), dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku Erwin Situmorang, Kepala KPPBC TMPBC Tipe C Ambon Yanti Sarmuhidayanti, Wadirreskrimsus Polda Maluku AKBP Harold Wilson Huwae, Koordinator Kejaksaan Maluku Cahyadi Sabri dan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Provinsi Maluku Yoshua Wisnungkara dengan cara dibakar dan ditumpahkan ke wadah yang disediakan.

Kepala KPPBC TMPBC Ambon Yanti Sarmuhidayanti merincikan, pemusnahan yang dilakukan saat ini sebanyak 20 kasus penegakan di bidang bea cukai dengan perkiraan nilai Barang Milik Negara (BMN) sebesar Rp 66,9 juta, dan potensi kerugian negara sebesar Rp 25,3 juta.

“Barang milik negara yang dimusnahkan yakni hasil tembakau berbagai merek dengan jumlah 6.988 batang rokok, minuman mengandung kadar alkohol sebanyak 21 botol dan 300 botol liquid vape,” rincinya.

Dikatakan, penindakan terkait rokok ilegal terdiri dari rokok yang tidak dilengkapi pita cukai, dilengkapi pita cukai tetapi palsu dan dilengkapi pita cukai tetapi tidak sesuai peruntukan.

“Dari hasil penindakan BMN berupa rokok ilegal, ditemukan di beberapa kawasan yang merupakan kawasan transmigran. Rokok ilegal ini dijual dengan harga yang relatif murah dibandingkan rokok legal. Hal ini membuat petugas menyasar kantong transmigran,” katanya.

Sedangkan untuk minuman, menurutnya, disita dari tempat usaha yang tidak mempunyai ijin menjual minuman yang mengandung alkohol.

“Setiap pelaku usaha yang akan melakukan penjualan minuman mengandung alkohol harus memiliki Ijin Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). Jika belum mempunyai izin dan melakukan penjualan terkait barang kena cukai yang ada di lokasi tersebut kita lakukan penyitaan, " ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!