oleh

Gerhana Matahari Cincin akan Lintasi Maluku Lagi di Tahun 2031

AMBON – Kendati Gerhana Matahari Cincin di suatu lokasi dapat diprediksi, namun peristiwa tersebut tidak berulang di lokasi tersebut dengan siklus tertentu.

“Setelah Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019 mendatang, maka gerhana matahari berikutnya dapat diamati di Indonesia pada 21 Mei 2031. Saat itu nantinya alur cincin melewati Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku,”  Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Ambon, Andi Azhar Rusdin kepada malukuterkini.com, Sabtu (21/12/2019).

Dikatakan, Gerhana Matahari Cincin sebelumnya yang dapat diamati di Indonesia tercatat pada 22 Agustus 1998 lalu yang melewati Sumatera bagian Utara dan Kalimantan bagian Utara.

“Sebelumnya ada juga pada 26 Januari 2009 lalu yang melewati Sumatera bagian selatan dan Kalimantan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Gerhana Matahari umumnya terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari. Saat gerhana, piringan Matahari di langit akan tertutup oleh piringan Bulan sehingga cahaya Matahari akan terhalang sampai ke Bumi.

Kalau seluruh bagian piringan Matahari tertutup bayangan bulan, fenomena ini dinamakan Gerhana Matahari Total. Lalu bagaimana dengan Gerhana Matahari Cincin? Gerhana Matahari Cincin adalah gerhana yang menyisakan cahaya matahari berbentuk seperti sebuah cincin.

Gerhana Matahari Cincin terjadi jika Matahari tidak tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Itu bisa terjadi karena Bulan mengelilingi Bumi dalam orbit elips. Artinya, ada kalanya Bulan berada dekat dengan Bumi, ada kalanya jauh. Jarak terdekat Bumi dengan Bulan adalah lebih kurang 363.104 km (perige), sedangkan jarak terjauhnya lebih kurang 405.696 km (apogee). Karena perbedaan jarak inilah, ada kalanya Bulan tampak besar di langit, ada kalanya tampak lebih kecil.

Ketika berada pada titik apogee (titik terjauh), Bulan akan tampak lebih kecil daripada piringan Matahari dan tidak akan menutupi Matahari sepenuhnya saat gerhana. Kerucut umbra tidak sampai ke permukaan Bumi dan akan terbentuk kerucut tambahan yang disebut antumbra.

Orang-orang yang berada dalam wilayah antumbra akan melihat Matahari tampak seperti cincin di langit. Inilah yang disebut Gerhana Matahari Cincin. (MT-01)

Komentar

News Feed