oleh

BI & INPEX Gandeng ANGIN Latih Penenun Tanimbar

-Ekonomi-174 views

AMBON – Sejak tahun 2017, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku bekerjasama dengan INPEX Masela dalam mengembangkan ekonomi masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kedua instansi sepakat untuk bekerjasama untuk mendorong peningkatan kegiatan pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan cara pengembangan UMKM Kreatif dan Unggulan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan/atau kajianlpenelitian.

Tenun ikat tanimbar merupakan produk kreatif dan unggulan yang terus dikembangkan hingga saat ini.

Pada kesempatan kali ini, BI Maluku dan INPEX Masela menggandeng Angel  Investment Network Indonesia (ANGIN) sebagai pendamping lapangan sejak November 2019 pada program pengembangan tenun ikat tanimbar, melakukan pendampingan latihan untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas produksi.

“Pelatihan teknis, manajemen usaha, studi pembelajaran, hingga perluasan akses pasar telah diberikan. Kelompok penenun binaan di Kota Saumlaki  dan Desa Amdasa saat ini sudah mampu memproduksi kain tenun ikat menggunakan ATBM,  sehingga menghasilkan produk yang lebih ekonomis dan nyaman untuk dipakai,” kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang dalam keterangan tertulisnya yang diterima malukuterkini.com, Rabu (12/2/2020).

Selain itu, mereka juga melakukan proses pewarnaan alam juga sudah dikuasai dengan baik, sehingga dapat memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, dan limbah yang dihasilkan ramah lingkungan.

Dikatakan, materi pengenalan potensi produk turunan tenun ikat Tanimbar pada pelatihan ini menghadirkan fashion designer kenamaan Didiet Maulana,  pemilik dari lkat Indonesia.

Didiet Maulana merupakan fashion designer dengan segudang prestasi dalam memperkenalkan tenun ikat ke kancah nasional dan internasional, serta kemampuan menciptakan produk tenun ikat yang menyesuaikan dengan selera pasar.

“Didiet dipilih oleh tim ANGIN sebagai tramer bagi’mama-mama’penenun agar dapat menjadi  motivasi dan inspirasi datam mengembangkan produk kedepan. Pada kesempatan ini juga hadir  penjahit, pengrajin, pengurus BUMDes, dan Komunitas Angkatan Muda GPM setempat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, BI selalu mendukung pengembangan produk unggulan di Provinsi  Maluku untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat dan mendukung pengembangan UMKM pendukung pariwisata. (MT-05)

Komentar

News Feed