Sekilas Info

Sore Nanti, Gerhana Matahari Lintasi Maluku

Ilustrasi Gerhana Matahari Cincin

AMBON - Masyarakat di sejumlah wilayah di dunia hari ini Minggu (21/6/2020) bisa menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Cincin.

Sayangnya di wilayah Provinsi Maluku tidak dapat menikmati fenomena alam Gerhana Matahari Cincin tersebut.

Walau begitu, masyarakat tak perlu gigit jari karena masih bisa melihat fenomena Gerhana Matahari Sebagian.

Fenomena ini bisa diamati di Maluku, Minggu (21/6/2020) sore nanti sekitar pukul 16.39 WIT di saat fenomena Gerhana Matahari Sebagian dimulai.

"Di Provinsi Maluku hanya Gerhana Matahari Sebagian sekitar sore hari. Tiap kota waktunya berbeda-beda. Gerhana yang teramati dari Maluku berupa Gerhana Matahari Sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,192 di Tiakur hingga 0,369 di Bula,” jelas Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Ambon, Andi Azhar Rusdin kepada malukuterkini.com, Minggu (21/6/2020).

Secara umum, kata Andi, gerhana di Maluku akan dimulai pada pukul 16.39 WIT, puncak gerhana terjadi pada pukul 17.35 WIT, dan gerhana akan berakhir pada pukul 18.26 WIT.

“Peristiwa kontak akhir tidak akan teramati di Ambon, Piru, Masohi, Bula, Saumlaki, Langgur, Tual, dan Dobo karena mataharinya telah terbenam sebelum peristiwa ini terjadi. Durasi gerhana yang teramati di Maluku rata-rata adalah 1,5 jam,” katanya.

Khusus di Kota Ambon, kata Andi Azhar, gerhana akan dimulai pada pukul 16.40 WIT, puncak gerhana terjadi pada pukul 17.35 WIT namun kontak akhir tidak akan teramati. “Di Ambon durasi gerhana matahari itu 1 jam 43 menit,” katanya.

Berikut Data Visibilitas Gerhana Matahari 21 Juni 2020 di Maluku sebagaimana data dari BMKG:

  1. Ambon dimulai pada pukul 16.40 WIT, puncak 17.35 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 43 menit).
  2. Namrole dimulai pada pukul 16.40 WIT, puncak 17.34 WIT dan berakhir 18.23. WIT (durasi gerhana 1 jam 42 menit).
  3. Namlea dimulai pada pukul 16.39 WIT, puncak 17.34 WIT dan berakhir 18.24 WIT (durasi gerhana 1 jam 44 menit).
  4. Tiakur dimulai pada pukul 16.51 WIT, puncak 17.35 WIT dan berakhir 18.14 WIT (durasi gerhana 1 jam 23 menit).
  5. Piru dimulai pada pukul 16.39 WIT, puncak 17.35 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 46 menit).
  6. Masohi dimulai pada pukul 16.39 WIT, puncak 17.35 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 44 menit).
  7. Bula dimulai pada pukul 14.03 WIT, puncak 17.36 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 38 menit).
  8. Saumlaki dimulai pada pukul 16.49 WIT, puncak puncak 17.36 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 16 menit).
  9. Langgur dimulai pada pukul 16.44 WIT, puncak 17.36 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 20 menit).
  10. Tual dimulai pada pukul 16.44 WIT, puncak 17.36 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 20 menit).
  11. Dobo dimulai pada pukul 16.44 WIT, puncak 17.37 WIT, namun kontak akhir tidak akan teramati (durasi gerhana 1 jam 14 menit).

Gerhana matahari cincin merupakan gerhana yang terjadi ketika bayangan bulan hanya menutupi bagian tengah matahari, sehingga menyisakan bentuk cincin api di sekeliling bayangan bulan, sementara pada gerhana matahari total, matahari tertutup total oleh bayangan bulan.

Sedangkan Gerhana matahari sebagian terjadi ketika bulan berada tidak tepat di tengah-tengah garis antara matahari dan bumi, sehingga hanya menutupi sebagian matahari. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!