JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejateraan Keluarga (PKK) mampu membuat gerakan mendukung sosialisasi dalam rangka menghindari penularan atau penyebaran Covid-19.

Hal tersebut disampaikannya pada acara Pelantikan Pengurus Tim Penggerak PKK Pusat Periode 2020-2024 di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Mendagri menjelaskan arahan Presiden Joko Widodo pada Agustus lalu untuk melibatkan PKK secara masif dalam sosialisasi perubahan perilaku masa pandemi Covid-19 dengan Mempedomani (3M dan Plus 1) termasuk penggunaan masker, menjaga jarak, cuci tangan yang benar dan menghindari kerumunan.

“Kebijakan ini hendaknya dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen yang kuat, bersinergi dengan  program kementerian/lembaga pemerintah dan non-pemerintah, termasuk 10 Program Pokok PKK lainnya, tapi jangan lupa hendaknya juga melakukan proteksi diri masing-masing, untuk menghindari supaya tidak tertular,” imbuhnya.

Mendagri menekankan gerakan PKK bukan hanya milik ibu atau perempuan saja, tetapi semua harus berperan dengan memberdayakan dan mensejahterakan keluarga menuju masyarakat sejahtera sejalan dengan tujuan nasional.

“Jika tujuan gerakan PKK tercapai otomatis pembangunan Nasional akan lebih untuk mudah bergerak,” jelasnya.

Ia juga meminta adanya koordinasi dan sinergisitas baik internal maupun dengan pihak eksternal antara Kemendagri, pemerintah daerah, semua kementerian/lembaga serta semua stakeholder agar tujuan tersebut tercapai. (MT-01)