Sekilas Info

Uang BPJS & Insentif Belum Dibayar, Dokter di RSUD Magretti Mogok

SAUMLAKI, MalukuTerkini.com - Dokter umum maupun dokter spesialis di RSUD PP Magretti, Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar melakukan aksi mogok,

Aksi mogok itu dilakukan dengan mengajukan izin secara bersamaan lantaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan (Pemkab) Tanimbar belum membayar uang jasa pelayanan (jaspel) BPJS sejak Oktober 2021 hingga saat ini, serta insentif bagi para dokter dan tenaga kesehatan terhitung sejak Januari tahun ini.

Akibatnya, pelayanan di rumah sakit milik daerah ini terganggu.

Seorang dokter yang enggan namanya dipublikasi kepada malukuterkini.com mengaku belum menerima jasa pelayanan BPJS sejak Oktober 2021 - Agustus 2022. Begitu juga insentif.

"Biasanya kami menerima uang jaspel ini paling telat tiga bulan. Ini sudah 11 bulan kami belum menerima," jelas dokter tersebut, Kamis (8/9/2022).

Sementara itu, Direktur RSUD PP Magreti, Fully Nuniary, kepada malukuterkini.com usai rapat bersama dengan pemkab yang dipimpin langsung oleh Sekda Ruben Moriolkosu, membenarkan dana jaspel maupun insentif dokter belum dibayarkan.

"Jadi sebenarnya mereka bukan mogok, tapi mereka ajukan izin secara bersamaan. Masalah utamanya itu insentif. Bukan hanya untuk para dokter tapi semua para perawat juga," ungkap Fully.

Ia juga mengaku saat pertemuan bersama pemkab tersebut, telah disepakati untuk anggaran jaspel maupun insentif segera dicairkan.

"Kisaran jaspel BPJS itu capai Rp1 milyar hanya untuk 2021. Sedangkan insentif untuk dokter spesialis Rp 35 juta per orang sedangkan dokter umum Rp 15 juta yang harus dibayarkan setiap bulan. Total dokter spesialis ada 7 orang dan 12 dokter umum," ungkapnya. (MT-06)

Penulis:

Baca Juga