Sekilas Info

Korupsi Pembangunan Puskesmas di Aru, PPK & Penyedia Barang Diadili

Ilustrasi

AMBON, Malukuterkini.com – Dua koruptor kasus dugaan korupsi proyek  pembangunan Puskesmas Karaway tahun 2018 di Desa Karaway, Kecamatan Aru Tengah Timur, Kabupaten Kepulauan  Aru mulai diadili.

Keduanya adalah Rul Bardjah yang merupakan Pejabat Pembuat komitmen (PPK)  dan Indra Yonathan Selly (Penyedia Barang dari PT Pratama Golden Jaya).

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan ini berlangsung di Pengadilan Tipikor Ambon, Senin (12/9/2022) yang dipimpin majelis hakim Wilson Shiver.

Jaksa Penuntut Umum  yaitu jaksa dari Kejari Kepulauan Aru, Sesca Taberima.

Jaksa dalam dakwaannya, menjelaskan perkara dugaan korupsi ini tercium dalam pengelolaan anggaran proyek tahun 2018 sebesar  Rp 5.785. 561. 000.

Dari anggaran ini, kedua terdakwa membuat laporan fiktif pada pengelolaan dan pertanggungjawaban proyek.

Selain laporan fiktif, Jaksa juga membeberkan, kedua terdakwa dalam pelaksanaan proyek pekerjaan gedung puskesmas juga terdapat kekurangan volume dari progres pembangunan Puskesmas Karaway.

“Pekerjaan asal asalan yang dikelola keduanya ini kerugian keuangan negara sebesar Rp 443.203.155, 35,” beber Jaksa.

Akibat perbuatan tersebut, kedua terdakwa dijerat   melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Subsider Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Usai mendengar dakwaan JPU,  hakim kemudian menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda mendengar keterangan saksi. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!