AMBON, MalukuTerkini.com – Universitas Pattimura (Unpatti) meluluskan 1.036 wisudawan dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti yang dipusatkan di Auditorium Unpatti, Ambon, pada Rabu (29/7/2026).
Saat prosesi wisuda tersebut, Rektor Unpatti Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., meegaskan tiga prinsip penting kehidupan yang wajib dipegang teguh para lulusan saat melangkah ke babak baru di tengah pesatnya dinamika era global.
Leiwakabessy menegaskan gelar akademik yang resmi melekat di setiap nama lulusan merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab moral. Dunia luar bergerak sangat cepat serta penuh ketidakpastian, namun tetap menawarkan peluang besar bagi individu yang kreatif, berintegritas, dan berdaya juang tinggi.
“Ingatlah tiga hal penting dalam melangkah ke babak kehidupan selanjutnya. Pertama, jadilah pembelajar seumur hidup (lifelong learning). Ijazah yang Saudara terima hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan pintu gerbang untuk belajar langsung dari universitas kehidupan yang sesungguhnya,” tandasnya.

Prinsip kedua, katanya, adalah memegang teguh integritas dan karakter. “Kecerdasan intelektual tanpa kejujuran dan etika tidak akan membawa makna bagi kemaslahatan bersama, sehingga para alumni dituntut menjadi agen perubahan yang membawa solusi,” katanya.
Ia menjelaskan prinsip ketiga yakni menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan kompetensi unggul, mental yang tangguh, serta kepedulian sosial yang tinggi di mana pun berada.
Leiwkabessy juga mengakui indikator keberhasilan perguruan tinggi saat ini telah bergeser. “Perguruan tinggi tidak lagi hanya diukur dari seberapa banyak mahasiswa yang lulus, melainkan dari seberapa besar dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia global” ungkapnya.
Untuk menunjang peran tersebut, kampus terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang memfokuskan pada hilirisasi riset unggulan berdaya saing global.
“Fokus ini mencakup bidang sains dan teknologi, pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan, hingga kajian humaniora dan dinamika sosial masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Unpatti melakukan digitalisasi dan transformasi kampus melalui peningkatan teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), ekosistem digital terintegrasi, serta pembenahan fasilitas laboratorium guna menunjang produktivitas akademik sivitas akademika.
“Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan kerja pencerdasan kita, universitas ini akan mampu berdiri sejajar dengan perguruan tinggi terkemuka lainnya di tingkat nasional maupun internasional tanpa kehilangan akar identitas serta komitmen untuk terus berdampak bagi masyarakat dan pengabdian pada negeri,” jelasnya.
Ia merincikan, pada periode wisuda Juli 2026 ini, Unpatti meluluskan 1.036 wisudawan yang terdiri dari 899 lulusan Sarjana, 98 lulusan Magister, 7 lulusan Doktor, 3 lulusan Pendidikan Profesi Guru, dan 29 lulusan Pendidikan Profesi Dokter. Jumlah tersebut juga mencakup lulusan dari Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yakni 17 orang yang diwisudakan langsung pada prosesi tersebut dan 24 orang lulusan PSDKU MBD secara keseluruhan.
“Secara demografis, persentase lulusan didominasi oleh laki-laki sebesar 64,42 persen dan perempuan sebesar 35,51 persen. Sebanyak 18,16 persen lulusan berhasil meraih predikat pujian (cumlaude), dengan rata-rata IPK keseluruhan mencapai 3,53. Rata-rata masa studi untuk jenjang Sarjana tercatat selama 4,3 tahun. Sementara itu, rata-rata umur lulusan mencakup 24 tahun untuk Sarjana, 36 tahun untuk Magister, 53 tahun untuk Doktor, 34 tahun untuk Pendidikan Profesi Guru, serta 25 tahun untuk Pendidikan Profesi Dokter,” rincinya.
Terkait kelengkapan administrasi, Leiwakabessy memastikan layanan ijazah langsung diberikan saat prosesi kelulusan.
“Sebanyak 1.001 lulusan menerima ijazah secara langsung pada hari pelaksanaan wisuda. Sementara bagi 35 lulusan sisanya, penyerahan ijazah masih menunggu penyelesaian proses verifikasi Penomoran Ijazah Nasional (PIN) yang diperkirakan rampung dalam satu hingga dua minggu ke depan,” jelasnya. (MT-01)
