Sekilas Info

KUA-PPAS APBD Maluku 2024 Diteken, Ini Rinciannya

AMBON, MalukuTerkini.com - DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat paripurna dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan bersama terkait dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2024.

Rapat Paripurna yang berlangsung, Selasa (28/11/2023) sore dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku  Barnabas Orno.

Hadir pula Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Maluku, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda beserta Pimpinan OPD di jajaran Pemprov Maluku, pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta dan unsur terkait lainnya.

Wagub dalam sambutannya mengatakan, KUA dan PPAS APBD Provinsi Maluku 2024 yang telah disepakati bersama akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun Peraturan Daerah tentang APBD Maluku 2024, yang direncanakan dalam waktu dekat ini dapat disampaikan kepada DPRD untuk dibahas dan disetujui bersama guna selanjutnya akan dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan ditetapkan menjadi perda. .

Wagub merincikan pendapatan daerah pada APBD Maluku 2024 direncanakan sebesar Rp 3,1999 triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 3,145 triliun atau terjadi kenaikan sebesar Rp 54,320 miliar, atau 1,73%, dimana kenaikan pendapatan ini bersumber dari pertama, Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp 757,451 miliar atau bertambah Rp 11,567 miliar dari tahun anggaran 2023 sebesar Rp 745,884 miliar atau naik 1,55%

Kedua,     pendapatan transfer direncnaakan sebesar Rp 2,441 triliun atau bertambah Rp 42,753 miliar dari Tahun Anggaran 2023, sebesar Rp 2,399 triliun atau naik 1,78%.

Ketiga, sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp 420 juta tidak mengalami perubahan.

“Belanja daerah pada tahun anggaran 2024, direncanakan sebesar Rp. 3,177 triliun lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp. 3,159 triliun atau terjadi kenaikan sebesar Rp. 17,825 milyar atau 0,56%,” rincinya.

Dari gambaran Rencana Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp. 3,199 triliun, Wagub mengatakan jika diperhadapkan dengan Rencana Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp. 3,177 triliun, maka terdapat surplus anggaran sebesar Rp 21,888 miliar.

Selanjutnya untuk Pembiayaan Daerah yang merupakan transaksi keuangan untuk menutup defisit atau memanfaatkan surplus anggaran dapat digambarkan sebagai berikut :

Pertama, pada sisi pembiayaan yang merupakan penerimaan daerah, direncanakan sebesar Rp 114,783 miliar

Kedua, pembiayaan yang merupakan pengeluaran daerah direncanakan sebesar Rp. 136,672 miliar.

“Dari uraian pembiayaan daerah tersebut, maka terdapat defisit pembiayaan netto sebesar Rp 21,888 milyar. Dengan demikian maka surplus pada rancangan peraturan daerah tentang APBD Maluku 2024 sebesar Rp 21,888 miliar, dapat menutupi defisit pembiayaan netto juga sebesar Rp 21,888 miliar sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2024 menjadi nihil,” ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!