AMBON, MalukuTerkini.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menginginkan olahraga domino untuk terus berkembang sehingga berperan meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional melalui sport industry dan sport tourism.
Hal itu diungkapkan Menpora saat menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030 di Jakarta, Rabu (7/1/2026) malam.
“Saya senang sekali ketika di Indonesia, sport industri menjadi wadah pengembangan olahraga yang mengandung nilai ekonomi. Apalagi kalau kita lihat sport industry ini terus tumbuh. Angka pertumbuhannya bahkan mengalahkan pertumbuhan ekonomi di banyak negara. Saya mengapresiasi ORADO yang lahir sebagai salah satu olahraga untuk meningkatkan sport industry kita. Saya berharap semakin besar dan kejuaraan dunianya juga digelar di Indonesia, karena dengan begitu juga berdampak meningkatkan sport tourism dan pastinya membawa efek domino positif untuk roda perekonomian tanah air,” ungkapnya.
Menpora mewanti-wanti serta berpesan agar usai deklarasi ini, ORADO tidak ada dualisme kepengurusan dikemudian hari, karena hal itu akan menghambat pertumbuhan prestasi dan atlet yang akan mengalami dampak negatifnya.
Sementara, Ketua Umum ORADO Yooky Tjahrial menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi menyeluruh ke seluruh 38 pengprov ORADO di Indonesia termasuk menggelar seleknas atlet domino. Menurutnya, saat ini ORADO baru mendapatkan rekomendasi dari KONI, KOI dan Kemenpora.
“Kita akan menyeleksi atlet dari daerah naik ke provinsi hingga adanya kejurnas di tahun ini (2026). Besok kita langsung Rakernas lanjut pelatihan wasit dan sosialisasi segala peraturan dan regulasi dan pengprov juga saya harap berlomba-lomba membuat turnamen,” ungkapnya.
Deklarasi dan Rakernas I ORADO periode 2026-2030 mengangkat tema, ‘Konsolidasi dan Penguatan Fondasi Organisasi ORADO sebagai Federasi Olahraga Domino yang Profesional dan Berprestasi’.
Turuthadir Pengurus Besar ORADO, 38 Pengurus Provinsi ORADO, 309 Pengurus Kabupaten/Kota ORADO serta 45 Perwakilan Wasit. (MT-01)




Tinggalkan Balasan