AMBON, MalukuTerkini.com – Petugas Karantina Tumbuhan Karantina Maluku Utara melakukan pemeriksaan terhadap 40.000 batang bibit pala di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, yang akan dilalulintaskan menuju Sorong, Papua Barat Daya.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bibit pala tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan memenuhi persyaratan karantina. Pemeriksaan mencakup aspek administrasi dan kesehatan fisik tanaman guna menjamin keamanan hayati komoditas pertanian yang keluar dari wilayah Maluku Utara.

Karantina memastikan setiap bibit yang keluar dari Maluku Utara dalam kondisi sehat dan memenuhi standar keamanan hayati, sehingga tidak menjadi media pembawa hama atau penyakit ke daerah tujuan.

Sementara itu, Kepala Karantina Maluku Utara, Sugeng Prayogo dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Senin (12/1/2026) menjelaskan pelaksanaan pengawasan secara ketat terhadap komoditas unggulan daerah merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab karantina.

“Bibit pala merupakan komoditas strategis Maluku Utara. Pengawasan karantina yang ketat menjadi kunci agar komoditas unggulan ini tetap berkualitas, aman dan mampu bersaing di pasar domestik,” jelasnya.

Dikataka, bibit pala merupakan salah satu komoditas unggulan Maluku Utara yang sering dilalulintaskan ke berbagai daerah, seiring dengan posisi Maluku Utara yang dikenal sebagai kota rempah dan salah satu penghasil pala.

Berdasarkan data BEST TRUST (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) tahun 2025, tercatat sebanyak 216.716 batang bibit pala telah dilalulintaskan dari Maluku Utara ke berbagai daerah tujuan. Hal ini mencerminkan tingginya permintaan serta peran strategis Maluku Utara dalam mendukung distribusi komoditas perkebunan nasional.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Karantina Maluku Utara dalam mendukung kelancaran lalulintas komoditas pertanian unggulan daerah, sekaligus menjaga mutu dan daya saing produk pala di pasar domestik. (MT-01)