AMBON, MalukuTerkini.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto ST MEng PhD berpesan agar mahasiswa menjadi pembelajar yang kritis.

Hal itu diungkapkan Mendiktisaintek dalam sambutannya yang dibacakan Rektor Universitas Pattimura (Unpatti)  Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd saat Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dipusatkan di pelataran Gedung Rektorat Unpatti, Ambon, Sabtu (2/5/2026).

“Kepada para mahasiswa, dan generasi muda Indonesia: teruslah belajar, jangan takut bermimpi besar. Jadilah pembelajar yang kritis, pencipta gagasan, dan pemecah masalah. Masa depan Indonesia Emas tidak diwariskan, melainkan dibangun melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen untuk terus maju,” ungkap Mendiktisaintek dalam sambutan tertulisnya.

Khusus kepada para pendidik, tenaga kependidikan, dan peneliti di seluruh penjuru negeri, Mendiktisaintek menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Di ruang kelas, laboratorium, desa, kampus, dan pelosok Indonesia, saudara-saudara sedang menanam masa depan,” ujarnya.

Ia meegaskan, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna ilmu pengetahuan. Indonesia harus menjadi pencipta ilmu.

“Indonesia harus melahirkan ilmuwan kelas dunia, bahkan peraih Nobel dari anak bangsa sendiri. Untuk itu, Kementerian menyiapkan Indonesia Road to Nobel Laureate 2045, sebuah upaya terstruktur dan berkelanjutan dalam membina talenta unggul sejak dini, memperkuat pendidikan riset berkelas dunia, hingga ekosistem sains nasional. Ini bukan mimpi yang terlalu tinggi. Ini adalah cita-cita bangsa besar,” tandasnya.

Bangsa yang besar, katanya, tidak hanya membangun gedung dan infrastruktur, tetapi membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan,” tandasnya.

“Kerja besar kita tidak diukur dari banyaknya program, tetapi dari dampak yang dirasakan rakyat. Tidak diukur dari tebalnya laporan, tetapi dari perubahan yang nyata. Tidak diukur dari apa yang kita janjikan, tetapi dari apa yang kita wujudkan,” katanya. (MT-01)