AMBON, MalukuTerkini.com – Satgas Operasi Amole II Polda Maluku berhasil menuntaskan misi pengamanan objek vital nasional PT Freeport Indonesia di Papua Tengah.
Sebanyak 100 personel Satuan Brimob Polda Maluku yang menjalankan tugas selama enam bulan kembali ke daerah dalam keadaan lengkap, sehat, dan aman.
Keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut ditandai dengan apel penerimaan purna tugas personel Satgas Ops Amole II Tahun 2025/2026 yang dipimpin langsung Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Senin (18/5/2026).
Apel tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Maluku, Penata Kebijakan Kapolri Madya Tingkat III, serta personel gabungan Polda Maluku sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan personel Brimob dalam menjalankan tugas negara di wilayah operasi Papua Tengah.
Dalam amanatnya, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni menyampaikan penghargaan dan rasa bangga kepada seluruh personel Satgas Operasi Amole II yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme selama melaksanakan tugas pengamanan sejak 15 November 2025 – 14 Mei 2026.
“Mewakili Kapolda Maluku, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satgas Operasi Amole II yang telah melaksanakan tugas negara dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan disiplin hingga kembali dalam keadaan lengkap dan aman,” ungkap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 ini.
Dikatakan, keberhasilan seluruh personel menyelesaikan penugasan tanpa gangguan berarti menjadi bukti kesiapan dan profesionalisme Satuan Brimob Polda Maluku dalam mendukung pengamanan objek vital nasional dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah strategis nasional.
“Pengamanan PT Freeport Indonesia memiliki arti penting dalam mendukung keberlangsungan operasional salah satu aset strategis nasional yang berkontribusi besar terhadap perekonomian negara dan stabilitas investasi nasional. Keberhasilan operasi ini menunjukkan komitmen dan kesiapan Brimob Polda Maluku dalam menjalankan tugas pengamanan objek vital nasional sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.
Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga disiplin, loyalitas, dan soliditas sebagai anggota Korps Brimob Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
“Kepada seluruh personel, tetap junjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Jadikan pengalaman operasi ini sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tandasnya.
Ia juga meminta Dansat Brimob Polda Maluku segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi personel maupun perlengkapan pasca penugasan, termasuk memastikan kesehatan seluruh anggota yang baru kembali dari daerah operasi. (MT-04)


Tinggalkan Balasan