AMBON, MalukuTerkini.com – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) Berseri Seram menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif terpadu untuk mendorong transformasi Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menuju desa mandiri yang berkelanjutan di wilayah pesisir.

Kegiatan kolaboratif yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) tersebut diikuti oleh 31 warga serta perangkat desa. Fokus utama kegiatan terbagi menjadi dua pilar kemandirian, yaitu ketahanan pangan keluarga dan kemandirian energi bersih melalui program “Gema Setaman: Gerakan Pengendalian Hama Terpadu untuk Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan” dan “Energi Baru Saleman: Penyuluhan Pemanfaatan Energi Terbarukan Skala Rumah Tangga”.

Inisiatif ini lahir dari dua tantangan yang saling berkaitan di wilayah pesisir Negeri Saleman. Pertama, keterbatasan akses pasar yang berjarak cukup jauh dan ketidakpastian ketersediaan pasokan sayuran segar setiap hari menjadi hambatan utama pemenuhan gizi keluarga.

Tantangan ini diperberat oleh kondisi tanah pesisir dan keterbatasan lahan pekarangan. Di sisi lain, mahasiswa KKN-PPM UGM melihat adanya potensi besar dari limbah rumah tangga organik yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk diolah menjadi pupuk bermanfaat bagi budidaya sayuran mandiri. Dari kedua permasalahan tersebut, program Gema Setaman dirancang sebagai solusi yang saling melengkapi.







Kedua, masyarakat dihadapkan pada ketidakstabilan pasokan listrik dari jaringan utama yang mengalami pemadaman berkala hingga tiga kali dalam seminggu.

Kondisi ini menghambat aktivitas harian masyarakat serta pelayanan di fasilitas umum desa. Di sisi lain, Negeri Saleman memiliki kelimpahan intensitas sinar matahari sepanjang tahun yang sangat potensial sebagai sumber energi alternatif.

Berangkat dari pemadaman listrik dan potensi energi matahari ini, program Energi Baru Saleman dirancang untuk mewujudkan kemandirian energi skala rumah tangga yang ramah lingkungan.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dan berkesinambungan, memadukan sosialisasi materi mendalam dengan demonstrasi praktik langsung yang melibatkan partisipasi aktif warga:

Sesi Pertama Program “Gema Setaman” (Hidroponik danPengendalian Hama Terpadu) diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar budidaya sayuran hidroponik, keunggulannya di lahan terbatas, langkah pengelolaan limbah dapur menjadi pupuk organik cair (POC) yang aman, serta strategi pengendalian hama terpadu.

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi praktik di mana warga diajak langsung mempraktikkan persiapan media tanam, penyemaian benih, hingga teknik perawatan tanaman secara mandiri.

Sesi Kedua Program “Energi Baru Saleman” (Panel Surya Skala Rumah Tangga) yang berfokus pada transisi energi bersih skala rumah tangga. Mahasiswa memaparkan konsep energi terbarukan, potensi surya lokal, prinsip kerja fotovoltaik, serta fungsi komponen utama (modul panel surya, solar charge controller, baterai, dan inverter). Tahap ini diakhiri dengan demonstrasi pengoperasian sistem panel surya sebagai daya cadangan (backup power) saat terjadi pemadaman listrik.

Program terpadu ini dibawakan langsung oleh mahasiswa KKN-PPM UGM lintas disiplin ilmu yang memiliki latar belakang relevan dalam penyampaian materi dan pendampingan masyarakat. Keunggulan utama program terletak pada perancangannya yang berbasis riset kondisi geografis pesisir. Mengingat keterbatasan lahan dan pemadaman listrik rutin, kombinasi hidroponik dan panel surya menjadi solusi tepat guna yang efisien, bebas polusi, serta mampu menekan biaya operasional harian masyarakat secara berkelanjutan.

Respons Masyarakat

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh 31 warga Negeri Saleman sepanjang jalannya kegiatan. Warga tidak hanya tekun menyimak materi, tetapi juga berperan aktif dalam sesi demonstrasi media tanam dan pengujian panel surya.

Diskusi interaktif berlangsung hangat dengan berbagai pertanyaan teknis seputar pembuatan pupuk organik dari limbah dapur, teknik perawatan hidroponik, hingga daya tahan baterai penyimpan energi surya saat pemadaman berlangsung, yang mencerminkan tingginya minat warga untuk menerapkan teknologi ini di rumah.

Apresiasi Terhadap Masyarakat & Tindak Lanjut

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga dan upaya menjaga keberlanjutan program, masyarakat dibekali dengan bantuan nyata di akhir kegiatan. Warga menerima paket pupuk organik cair (POC) dukungan dari PT Agrikencana Perkasa agar dapat langsung mempraktikkan budidaya hidroponik di pekarangan masing-masing.

Selain itu, Tim KKN-PPM UGM menyerahkan secara resmi 1 (satu) unit instalasi panel surya terintegrasi dari program “Energi Baru Saleman” kepada Pemerintah Desa Negeri Saleman sebagai daya cadangan di fasilitas umum sekaligus percontohan desa. Melalui kolaborasi ini, warga Negeri Saleman diharapkan dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh untuk secara bertahap membangun kemandirian pangan dan energi keluarga. (MT-01)