AMBON, MalukuTerkini.com – Tim Jihandak Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku masih memeriksa benda berbahaya yang ditemukan di pelayaran Gedung Percetakan Negara, Jalan Setiabudi, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Ambon, Minggu (26//7/2026) malam.
Pasi Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku, AKP B Liroga, yang turun memimpin tim Jihandak ke TKP saat dikonfirmasi malukuterkini.com belum banyak berkomentar.
“Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, benda tersebut diduga merupakan sisa bom pesawat,” ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya belum dapat memastikan jenis maupun kondisinya karena bagian yang terlihat baru sebagian.

“Malam ini kami sudah berkoordinasi dengan Polsek dan TNI, dalam hal ini Babinsa. Kami belum tahu pasti benda itu apa karena belum melihatnya secara utuh sehingga belum bisa menyimpulkan. Namun, dari perkiraan sementara petugas bentuknya mirip bom pesawat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini bagian benda yang tampak di permukaan baru ekornya saja.
Karena itu, tim belum dapat memastikan apakah benda tersebut masih utuh atau sudah mengalami kerusakan mengingat diduga telah lama tertimbun di dalam tanah.
“Baru ekornya yang muncul. Kami belum bisa memastikan apakah masih utuh atau tidak. Jadi, belum bisa disimpulkan karena benda ini diduga sudah lama berada di lokasi. Ini baru perkiraan awal dari operator Tim Jihandak,” katanya.
Sebelumnya, benda tersebut ditemukan oleh seorang pekerja bernama Stevi Simatauw saat melakukan penggalian untuk memindahkan tiang bendera sebagai bagian dari penataan lahan parkir sekitar pukul 17.00 WIT.
Menyadari bentuk benda yang mencurigakan, para pekerja langsung menghentikan aktivitas dan melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan itu, sebanyak 17 personel Tim Jihandak Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku yang dipimpin AKP B Liroga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi, pengamanan area, serta identifikasi awal terhadap benda yang diduga merupakan bahan peledak.
Hingga Minggu (26/7/2026) pukul 23.00 WIT, lokasi penemuan masih dipasang garis pengaman, sementara tim Jihandak terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan jenis dan kondisi benda tersebut sebelum dilakukan langkah penanganan berikutnya.
Proses pemeriksaan oleh Tim Jihandak juga dipantau oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol Tedy Purnanto, (MT-04)
