BULA, MalukuTerkini.com –Gempa bumi tektonik berkekuatan M5,1 mengguncang wilayah Pantai Utara Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Sabtu (1/8/2026) pukul 08.51 WIT.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.0 pada kedalaman 10 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.80° LS; 130.24° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 Km arah barat laut SBT, Maluku,” ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Sabtu (1/8/2026).

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, jelas Wijayanto, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran di zona Seram Fold and Thrust Belt.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya.

Ia merincikan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Bula, Seram Bagian Timur; serta III – IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Bula Barat, Seram Bagian Timur; Seram Utara Timur Seti, Maluku Tengah.

“Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi dengan magnitudo M5,5 di SBT, Maluku pada pukul 05.19 – 08.45 WIT. Hhasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 19 aktivitas gempabumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M5,1,” rincinya. (MT-07)