SOFIFI, MalukuTerkini.com – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengulurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp 1 miliar untuk membantu warga yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyaluran dana ini menjadi bentuk nyata solidaritas Pemerintah Provinsi Maluku Utara kepada masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana yang melanda pada Sabtu (15/8/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat langsung memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus mendukung seluruh proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Gubernur Sherly Tjoanda Sherly seusai upacara HUT ke-81 RI di Sofifi, Senin (17/8/2026) menegaskan alokasi bantuan ini merupakan wujud kepedulian antar sesama anak bangsa, di mana jarak geografis sama sekali bukan menjadi penghalang untuk saling mengulurkan tangan.







“Laut boleh memisahkan Maluku Utara dan NTT, tetapi kemanusiaan tidak mengenal jarak. Ketika saudara kita sedang berduka, hati kita ikut bersama mereka. Rp1 miliar ini merupakan bentuk kecil dari kepedulian besar masyarakat Maluku Utara untuk NTT. Anda tidak sendiri,” tandasnya.

Selain memberikan bantuan finansial, Gubernur Sherly juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk bersama-sama mendoakan keselamatan para korban serta mengimbau warga memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Ia mengingatkan Maluku Utara juga pernah merasakan betapa beratnya menghadapi bencana, sehingga saat ini menjadi momen yang tepat untuk hadir dan menguatkan masyarakat di NTT.

“Semoga bantuan tersebut bisa menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban sekaligus mempercepat proses bangkitnya daerah terdampak,” ungkapnya.

Menurut Sherly, solidaritas antardaerah merupakan pilar penting dalam menjaga semangat persaudaraan dalam kehidupan berbangsa.

“Bencana alam tidak pernah mengenal batas wilayah, sehingga penanganannya membutuhkan sinergi, kepedulian, dan dukungan kolektif dari seluruh elemen bangsa. Pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa perlu saling menguatkan ketika bencana datang tanpa mengenal batas wilayah,” ujarnya.

Gubernur Sherly berharap uluran tangan tersebut membawa manfaat luas bagi masyarakat NTT dan mempercepat pemulihan pascabencana.

“Dari Maluku Utara untuk NTT, satu duka, satu doa, dan satu Indonesia,” tandasnya. (MT-08)