AMBON, MalukuTerkini.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan M6,2 terjadi di kawasan Laut Banda dan menguncang di sebagian wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Senin (24/8/2026) pukul 23.10 WIT.
“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,1 pada kedalaman 39 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,68° LS; 127,51° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 166 km barat laut Maluku Barat Daya. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Senin (24/8/2026).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, jelas Wijayanto, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat penyesaran dasar Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelasnya.
Ia merincikan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Kepulauan Romang dan Damer (Kabupaten MBD).
“Hingga pukul 23.26 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” rincinya. (MT-06)


