AMBON, MalukuTerkini.com – TNI menggelar bazar murah dan gelar UMKM sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, BUMN hingga sektor perbankan.
Produk kebutuhan masyarakat mulai dari sembako dan kebutuhan lainnya tersedia dalam bazar ditawarkan dengan harga terjangkau.
Pangdam XV Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto saat membuka Bazar Murah dalam rangka HUT kr-81 TNI yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (22/6/2026) dalam sambutannya, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Bazar murah dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kebersamaan TNI dengan rakyat, terutama dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi ekonomi.
“Tujuannya adalah membantu masyarakat. Dengan bazar murah ini, beban masyarakat dapat kita bantu melalui produk-produk yang dijual dengan harga murah,” ungkap alumni Akademi Militer (Akmil) 1996 ini.
Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka. Kehadiran UMKM diharapkan ikut memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi di Kota Ambon dan Maluku.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BUMN, perbankan dan pelaku usaha disebut menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan peningkatan ekonomi daerah.
Pihak TNI juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Ambon terhadap berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud kebersamaan TNI dengan rakyat. Kami berharap kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan keluarga yang membutuhkan,” kata mantan Danrem 132/Tadulako ini.
Ia berharap bazar murah dan gelar UMKM tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ungkap mantan Danrem 023/Kawal Samudera. (MT-04)
