AMBON, MalukuTerkini.com – Sivitas akademika Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Pattimura (Unpatti) bersama masyarakat setempat menggelar aksi penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Lateri-Passo, Kota Ambon, pada Sabtu (10/10/2026).
Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menguatkan ekosistem pesisir di wilayah Teluk Ambon.
Penanaman tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni FAPERTA Unpatti, Dr. Jeter D. Siwalette, S.P., M.Si., serta didampingi Sekretaris Jurusan Kehutanan FAPERTA Unpatti, Dr. Yan Hatulesilla, S.Hut., M.Si., bersama para mahasiswa FAPERTA.

Di sela-sela kegiatan, Siwalette menegaskan aksi yang mereka lakukan bukan sekadar agenda simbolis, melainkan komitmen bersama dalam merawat ekosistem pesisir Teluk Ambon.
“Kawasan Lateri-Passo merupakan area vital yang membutuhkan perlindungan menyeluruh dari berbagai pihak,” tandasnya.
Ia menjelaskan keberadaan tanaman mangrove sangat efektif untuk menahan sedimentasi, melindungi garis pantai dari benturan gelombang, hingga menyediakan ruang berkembang biak bagi populasi ikan lokal yang berdampak langsung pada keberlanjutan ekonomi warga sekitar.

“Vegetasi mangrove yang mampu beradaptasi dengan tingkat salinitas di daerah pasang surut kawasan tropis dan subtropis ini memegang peranan penting dalam mitigasi perubahan iklim global. Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai habitat berbagai organisme pesisir, tetapi juga sebagai penyerap karbon biru (blue carbon) yang sangat efisien, menyimpan karbon dalam biomassa dan sedimennya,” jelasnya.
Selain menyerap karbon, katanya, keberadaan hutan mangrove juga membentengi area pemukiman dan lahan sekitar dari bahaya abrasi, intrusi air laut, serta terpaan angin kencang.
“Dengan perlindungan alami tersebut, keberlanjutan sektor perikanan, pertanian, dan keamanan ruang hidup masyarakat pesisir dapat terus terjaga secara berkesinambungan,” katanya. (MT-01)
