AMBON, MalukuTerkini.com – Mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti), memberikan penyuluhan edukatif kepada siswa SD Kristen Tiouw, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Sabtu (10/10/2026).
Edukasi tersebut berlangsung di sela-sela Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan Gigi dan Mulut yang dipusatkan di Kecamatan Saparua, Kabupaten Malteng.
Acara kolaboratif ini menempatkan Prodi Kedokteran Gigi FK Unpatti sebagai tuan rumah, berkolaborasi dengan empat perguruan tinggi lainnya, yakni FKG Universitas Hasanuddin (Unhas), FKG Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prodi Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Makassar, serta Prodi Kedokteran Gigi Universitas Mega Buana Palopo.
Dalam sesi materi bertajuk “Cara Menyikat Gigi yang Baik dan Benar”, mahasiwa Prodi Kedokteran Gigi FK Unpatti Putri Zulaiha Jabkenyanan memaparkan langkah-langkah praktis dalam menjaga kebersihan mulut harian.
“Pilihlah sikat gigi berbulu lembut dengan kepala sikat yang sesuai ukuran mulut, serta wajib menggunakan pasta gigi ber-fluoride untuk mencegah gigi berlubang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, menyikat gigi idealnya dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur, dengan durasi sekitar dua menit.
“Teknik menyikat pun harus diperhatikan dengan mengarahkan sikat sekitar 45 derajat ke batas gigi dan gusi serta mengusap lembut dari arah gusi ke ujung gigi,” jelasnya.
Seluruh permukaan luar, dalam, dan permukaan kunyah gigi menurutnya. harus dibersihkan, disempurnakan dengan menyikat lidah secara lembut untuk menghilangkan bakteri penyebab bau mulut.
“Mnyikat gigi jangan terlalu kuat guna mencegah iritasi gusi dan pengikisan gigi, serta menyarankan untuk mengganti sikat gigi rutin setiap satu bulan sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, mahasiwa Prodi Kedokteran Gigi FK Unpatti Amelia Natasya Dewanti Nurdin membawakan materi bertajuk “Gigi Sehat Aku Hebat” yang berfokus pada pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.

“Kondisi gigi yang sehat sangat menunjang anak-anak untuk makan dengan enak, berbicara dengan jelas, dan tampil percaya diri dengan senyuman ceria,” unglapnya.
Amelia menjelaskan perawatan gigi tidak hanya terbatas pada rutinitas menyikat gigi secara benar, tetapi juga bergantung pada pola makan sehari-hari.
“Perbanyak konsumsi makanan bergizi seperti buah, sayur, susu, dan keju, serta rajin minum air putih untuk membantu membersihkan sisa makanan,” jelasnya.
Sebaliknya, ia mengingatkan agar konsumsi permen, cokelat, kue manis, dan minuman manis dikurangi.
“Apabila mengalami sakit gigi, segera melapor kepada orang tua atau guru agar bisa langsung ditangani oleh dokter gigi sebelum kondisinya memburuk,” tandasnya. (MT-01)
