AMBON, MalukuTerkini.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan ketersediaan minyak tanah di Provinsi Maluku harus menjadi prioritas menjelang perayaan Hari Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Pemerintah diminta memastikan pasokan energi masyarakat tetap terjaga agar tidak terjadi kelangkaan selama momentum hari besar keagamaan tersebut.
“Kebutuhan energi masyarakat, khususnya minyak tanah yang masih menjadi salah satu kebutuhan utama rumah tangga di Maluku harus mendapat perhatian serius menjelang Hari Natal 2026 dan Tahun Baru 2027,” tandas Bahlil di Ambon, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Bahlil, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru harus diantisipasi melalui kesiapan pasokan energi yang memadai.
“Hal ini penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama minyak tanah yang masih menjadi komoditas vital bagi rumah tangga di Maluku,”ungkapnya.
Ia mengatakan, perhatian terhadap ketersediaan minyak tanah menjadi penting mengingat komoditas tersebut masih memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Maluku.
“Perhatian terhadap minyak tanah menjadi penting mengingat komoditas tersebut masih memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Maluku,” katanya.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Bahlil juga menyoroti tantangan distribusi energi di Maluku yang memiliki karakteristik geografis sebagai daerah kepulauan.
“Kondisi tersebut membutuhkan perhatian khusus agar penyaluran minyak tanah dapat berjalan lancar hingga ke wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota,” jelasnya.
Menurutnya, kesiapan pasokan dan kelancaran distribusi merupakan faktor penting dalam menjaga pemenuhan kebutuhan energi masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru.
“Kesiapan pasokan dan kelancaran distribusi perlu diperhatikan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi selama periode Natal dan Tahun Baru. Pemerintah memastikan ketersediaan minyak tanah tetap terjaga, sehingga momentum perayaan Natal dan pergantian tahun tidak dibebani persoalan kelangkaan maupun kesulitan memperoleh kebutuhan energi,” ungkapnya.
Bahlil menegaskan, perhatian terhadap ketersediaan minyak tanah di Maluku menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat menyambut Hari Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. (MT-04)
