AMBON, MalukuTerkini.com –  Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena mengajak jemaat maupun perangat pelayan di Klasis GPM Pulau Ambon Timur untuk turut membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menuntaskan berbagai masalah diantaranya sampah,

Hal itu diungkapkan Wattimena saat menghadiri pembukaan Sidang ke-14 Klasis GPM Pulau Ambon Timur yang digelar di Jemaat GPM Halong Anugerah, Ambon, Minggu (1/3/2026).

“Saya mengajak seluruh perangkat pelayan maupun jemaat di Klasis Pulau Ambon Timur ini untuk mari bantu pemkot menangani masalah sampah. Mari peduli sampah. Kita bersyukur hari ini sudah mulai, sudah mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Kemampuan daya angkut sudah menjacapi sekirar 176 ton/per hari diantra 200 ton sampah yang dihasilkan masyarakat di kota ni,” ungkapnya.

Ia mengaku masih banyak sampah yang belum bisa diangkut karena keterbatasan sarana-prasarana.

“Namun paling tidak di tahun kemarin, Katong sudah tambah 10 armada baru. Kita juga bangun 19 collection point,” ujarnya.

Dikatakan, Pemkot dalam akan terus memperkuat pelayanan, menambah sarana-prasarana, meningkatkan infrastruktur pengelolaan sampah, maupun memperkuat kualitas SDM.

“Tahun ini kita akan bangun Instalasi Pengelolaan Sampah Terpadu (IPST), supaya sampah itu jika bisa dipilah dari rumah tangga. Jika kalau tidak nanti dibawa IPST, Kita akan pilah di sana dan didaur ulang supaya dia tidak membebani kita punya tempat pembuangan akhir atau pemrosesan akhir di Toisapu,” katanya.

Wattimena juga menegaskan jika warga Kota Ambon juga merasa sebagai masyarakat adat, maka Kalesang (rasa peduli) itu tidak tunggu dibilang. “Kalesang atau peduli lingkungan itu tidak tunggu pemerintah imbau. Kalesang itu dari diri kita dan keluarga,” tandasya.

Menurutnya, Pemkot sementara membuat gerakan yang disebut dengan ‘Gerakan Tambahan’.

“Biasa gerakan tambahan itu orang larang, tapi Pemkot bikin Gerakan Tambahan supaya kita tahu bahwa ada gerakan tambahan yang harus lakukan. Gerakan Tambahan itu: TAM: Kota Ambon, B: Bersih A: Asri, H: Hijau dan AN: Nyaman, Jadi Gerakan Tambahan itu Gerakan Kota Ambon Bersih, Asri, Hijau, Nyaman,” ungkap Wattimena.

Sidang ke-14 Klasis GPM Pulau Ambon Timur berlangsng dibawah sorotan tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad Gereja Protestan Maluku”. Dan sub tema:”Layanilah Umat dengan Tekun Sesuai Kasih Allah”.

Pembukaan Sidang ke-14 Klasis GPM Pulau Ambon Timur juga dihadiri Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM Pendeta Sacharias Izack Sapulette, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela, Ketua Klasis GPM Pulau Ambon Timur Pendeta Hendrik James Elath dan Rektor IAKN Ambon Yance Z Rumahuru serta delegasi dari 30 jemaat di klasis tersebut. (MT-01)